Bicaraindonesia.id – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meminta imam masjid, penceramah, ustad, dan marbot segera mengikuti vaksinasi booster. Permintaan itu disampaikannya karena bulan suci Ramadhan sudah semakin dekat.
Menurutnya, imam masjid, penceramah, ustaz, dan marbot masjid, adalah kelompok yang akan sering berinteraksi dengan masyarakat selama Ramadhan.
“Saya berharap seluruh pengurus masjid di Jawa Timur memperoleh vaksinasi booster sebelum Ramadhan,” kata Gubernur Khofifah melalui keterangan tertulisnya, Selasa (22/2/2022).
Dia menyampaikan, bahwa Pemprov Jatim sangat siap dan terbuka bagi para pengurus masjid maupun musala yang ingin pengurusnya di vaksin ketiga. Apalagi, jumlah stok vaksin yang dimiliki Pemprov Jatim saat ini sangat mencukupi.
“Insya Allah stok vaksin ketiga sangat mencukupi, sehingga bisa maksimal diberikan kepada seluruh imam masjid, muazin, dan marbot masjid di Jawa Timur,” ujarnya.
Menurut dia, vaksinasi booster akan membuat ibadah selama bulan Ramadhan semakin khusyuk karena adanya perasaan aman, tenang dan nyaman. Baik saat pelaksanaan shalat tarawih, tadarusan, shalat Idul Fitri, maupun saat menjalankan amaliah Ramadhan lainnya.
“Jadi kalau semua marbot, imam masjid, imam musala dan semua yang terkait dengan pelaksanaan ibadah Ramadlan sudah di booster Insya Allah jamaah akan lebih save dan aman ketika akan melakukan ibadah, utamanya menyambut Bulan Puasa, Bulan Suci Ramadhan,” imbuhnya.
Saat ini, berdasarkan Dashboard Kemenkes/KCPN, tanggal 21 Februari 2022 jumlah orang yang divaksin dosis ketiga di Jawa Timur tertinggi pertama se Indonesia dengan total 1.376.000 orang. Dengan dosis kedua, telah disuntikkan kepada 22.060.282 dan suntikan pada dosis kesatu mencapai 28.501.536 orang.
Untuk itu, Gubernur Khofifah berharap seluruh kepala daerah di Jatim bisa memfasilitasi pelaksanaan vaksinasi dosis ke 3, bagi para petugas masjid maupun mushola utamanya menjelang Bulan Suci Ramadhan. (SP/HD1/A1)