Bicaraindonesia.id, Surabaya – Menyambut peringatan Hari Pendidikan TNI Angkatan Laut (Hardikal) ke-80 yang jatuh pada 12 Mei 2026, TNI AL menggelar aksi bersih-bersih di sejumlah wilayah di Kota Surabaya, Selasa (5/5/2026).
Kegiatan ini diprakarsai oleh Komando Pembinaan Doktrin, Pendidikan dan Latihan TNI AL (Kodiklatal) bersama Akademi Angkatan Laut (AAL) dan Sekolah Tinggi Teknologi Angkatan Laut (STTAL). Selain itu, kegiatan ini juga bersinergi dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya dan diikuti oleh masyarakat sekitar lokasi aksi bersih-bersih.
Aksi bersih-bersih ini menyasar mulai dari area permukiman, fasilitas umum, hingga saluran air. Kegiatan tersebut dibagi dalam 15 sektor yang tersebar di wilayah Kecamatan Semampir dan Krembangan, Surabaya.
Komandan Kodiklatal Letjen TNI (Mar) Nur Alamsyah mengatakan, kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hardikal ke-80 sekaligus bentuk pengabdian TNI AL kepada masyarakat.
“Hari ini kita melaksanakan bakti bersih-bersih Kota Surabaya, karena sebagian besar lembaga pendidikan TNI AL berada di sini,” ujar Letjen TNI (Mar) Nur Alamsyah.
Kegiatan ini juga merupakan implementasi dari program ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) yang menjadi arahan Presiden, Panglima TNI, dan Kepala Staf Angkatan Laut.
“Selain itu, aksi ini juga bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, sekaligus menciptakan kota yang lebih sehat dan nyaman,” lanjutnya.
Ia juga menjelaskan, pemilihan lokasi di luar lingkungan pendidikan TNI AL bertujuan memperluas dampak program kebersihan kepada masyarakat.
“Kalau di lingkungan pendidikan TNI AL, program ASRI sudah berjalan baik. Sekarang kita coba keluar, dan ke depan jangkauannya akan terus diperluas,” tuturnya.
Sementara itu, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Pemkot Surabaya, M Fikser, yang hadir mewakili Wali Kota Eri Cahyadi menyampaikan bahwa pihaknya menyambut baik kegiatan ini.
“Kami mengucapkan terimakasih kepada TNI AL, yang mana dalam rangka hari ulang tahun pendidikan TNI AL yang ke-80 menggandeng pemerintah kota,” ujar Fikser.
Sebagai bentuk dukungan, Fikser menyebut bahwa Pemkot Surabaya turut mengerahkan personel dari sejumlah perangkat daerah (PD), alat berat hingga puluhan truk untuk mengangkut sampah.
“Pak Wali Kota sangat support kegiatan ini. Sehingga kita bisa bersama-sama melakukan kegiatan bersih-bersih untuk menjaga Kota Surabaya tetap bersih dan indah, dan ternyata pada saat kegiatan berjalan warga sekitar juga turut berpartisipasi,” jelasnya.
Aksi bersih-bersih ini melibatkan sekitar 3.608 personel yang terdiri dari unsur TNI AL seperti Kodiklatal, Komando Armada II, AAL, Pangkalan Utama TNI AL V, dan STTAL, serta didukung TNI AD, TNI AU, Polri, instansi pemerintah, dan masyarakat. (*/T1/A1)

Tinggalkan Balasan