BicaraIndonesia.id, Jakarta – Wakil Presiden (Wapres) K.H. Ma’ruf Amin memberikan Pembekalan kepada Calon Perwira Remaja (Capaja) TNI-Polri 2024 di Balai Sudirman Jakarta, Jl. Dr. Saharjo No. 268, Tebet, Jakarta Selatan, Kamis 11 Juli 2024.
Dalam kesempatan itu, Wapres meminta jajaran TNI dan Polri sebagai lembaga penegak hukum serta penjaga keamanan masyarakat dan bangsa, agar terus meningkatkan kemampuannya dalam bidang teknologi.
Sebab, seiring pesatnya perkembangan teknologi informasi, ancaman keamanan dan pertahanan yang dihadapi negara semakin kompleks. Bahkan terbaru, kasus peretasan Pusat Data Nasional (PDN) mengingatkan betapa pentingnya peningkatan keamanan siber nasional.
“Masyarakat saat ini sangat membutuhkan jaminan keamanan dari personel yang ‘melek’ teknologi dan responsif saat dibutuhkan,” kata Wapres dalam keterangan resmi dikutip Sabtu 13 Juli 2024.
Wapres menyampaikan bahwa kejahatan saat ini telah menggunakan teknologi informasi yang semakin mudah diakses masyarakat. Imbasnya, marak kasus judi online, penipuan perbankan, bahkan hingga jaringan perdagangan manusia melalui media sosial.
“Bukan hanya kasus kriminal, bahkan ancaman keamanan pun sudah sampai pada kedaulatan siber kita,” ujar Wapres.
Wapres mencontohkan, berkali-kali data penting negara berhasil diretas hacker. Menurutnya, kondisi ini perlu penanganan segera yang tepat sasaran oleh berbagai pihak terkait, sehingga kejadian serupa tidak terulang di masa depan.
“Kementerian/lembaga, pegawai pemerintahan, anggota TNI/Polri, hingga perwira-perwira pelajar seperti yang hadir di sini, wajib menjadi figur yang inovatif dan berintegritas dalam merumuskan dan melaksanakan kebijakan penjamin keamanan warga Indonesia,” pesan dia.
Termasuk, kata Wapres, para aparat negara tersebut juga harus terus meningkatkan integritas, kedisiplinan, dan kewaspadaannya dalam menjaga ideologi dan kedaulatan negara.
“Perlu diingat, kurangnya integritas, kedisiplinan, dan ketidakwaspadaan akan memberikan celah bagi pihak-pihak yang ingin mengubah ideologi bangsa Indonesia,” tegas Wapres.
“Tetaplah waspada akan ancaman terhadap nasionalisme kita dengan terus meningkatkan kapasitas dan kompetensi diri melalui penguatan identitas nasional,” imbuhnya.
Sebagai informasi, acara pembekalan ini diikuti oleh 906 peserta. Para peserta itu terdiri atas 417 Capaja dari Akademi Militer, 129 Capaja dari Akademi Angkatan Laut, 113 Capaja dari Akademi Angkatan Udara, dan 247 Capaja dari Akademi Kepolisian.
Hadir dalam acara ini, Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau), Marsekal TNI M. Tonny Haryono, Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal), Laksamana TNI Muhammad Ali, Wakapolri Komjen, Pol Agus Andrianto, Kepala Staf Umum (Kasum) TNI, Letjen TNI Bambang Ismawan serta segenap jajaran pejabat TNI-Polri. ***
Editorial: A1
Source: BPMI Setwapres

Tinggalkan Balasan