Bicara Indonesia
Indonesia Positive Journalism

Bersama Pemkot Surabaya, Koarmada II Gelar Vaksinasi Massal di Gelora Pancasila

Bicaraindonesia.idKomando Armada (Koarmada) II bersama Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bakal menggelar vaksinasi massal di Gelora Pancasila dan Lapangan Thor Surabaya, Kamis (29/7/2021).

Vaksinasi yang bakal digelar selama dua hari itu, akan menyasar warga Surabaya dari tiga kecamatan. Yakni, Kecamatan Wonokromo, Kecamatan Sawahan, dan Kecamatan Dukuh Pakis.

Panglima Komando Armada (Pangkoarmada) II, Laksamana Muda TNI Iwan Isnurwanto mengatakan, TNI Angkatan Laut (AL) melakukan vaksinasi sudah sesuai dengan aturan-aturan sebagaimana diinstruksikan Presiden Joko Widodo yang diberikan kepada Panglima TNI dan Kapolri. Vaksinasi ini dilakukan untuk membentuk herd immunity atau kekebalan komunal. Dengan harapan, bisa melawan Covid-19 secara bersama-sama.

Oleh karena itu, Panglima TNI meneruskan kepada staf angkatan dan khususnya kepada Kepala Staf Angkatan Laut yang kemudian memerintahkan kepada Pangkoarmada di bawahnya untuk melakukan vaksinasi, seperti yang dikenal di AL adalah serbuan vaksinasi maritim.

Makanya, Koarmada II dengan Lantamal di bawahnya seperti Lantamal V Surabaya, Lantamal 6 Makasar, Lantamal 7 Kupang, Lantamal 8 Manado, dan Lantamal 13 Tarakan beserta pangkalan-pangkalan angkatan lautnya secara serentak melakukan vaksinasi sejak bulan Juni 2021 lalu hingga sekarang.

“Kita tidak henti-hentinya bahu-membahu melaksanakan vaksinasi memerangi Covid-19 ini,” kata Laksda Iwan dalam siaran pers yang diterima Bicaraindonesia.id, Rabu (28/7/2021).

Khusus di Koarmada II, Laksda Iwan menjelaskan, bahwa pihaknya sudah melakukan vaksinasi di Pulau Sapeken Sumenep beberapa waktu lalu. Kemudian, dilakukan di Lamongan dan saat ini juga dilakukan di Pulau Bawean. Selanjutnya, mulai besok Kamis dan Jumat, Koarmada II akan melakukan vaksinasi Covid-19 di Gelora Pancasila dan Lapangan Thor.

“Kami menggandeng unsur-unsur dan satuan-satuan samping dengan melibatkan Lantamal V, Kodiklatal, Yonkes Marinir, Stikes Universitas Hang Tuah Surabaya, Rumah Sakit Ewa Pangalila, dan didukung penuh oleh Pemkot Surabaya. Kami melibatkan 406 tenaga kesehatan (nakes) yang terdiri dari 106 dari Angkatan Laut dan sekitar 300 nakes dari Dinkes Surabaya,” ujarnya.

Panglima Komando Armada (Pangkoarmada) II, Laksamana Muda TNI Iwan Isnurwanto | dok/photo: Humas Pemkot Surabaya /Bicaraindonesia

Laksda Iwan juga menjelaskan, bahwa dipilihnya tempat di Gelora Pancasila dan Lapangan Thor, karena lapangan itu merupakan kebanggaan arek-arek Suroboyo selain Gelora Tambak Sari Surabaya. Di sisi lain, pemkot juga ingin mengenalkan salah satu fasilitas olahraga, yaitu Lapangan Thor yang bisa dijadikan tempat untuk sepak bola dan olahraga atletik.

“Untuk sasaran peserta vaksinnya nanti warga yang berasal dari Kecamatan Wonokromo, Kecamatan Sawahan, dan Kecamatan Dukuh Pakis. Vaksin ini akan digelar selama 2 hari dengan target warga dari Kecamatan Wonokromo sebanyak 17.500, dari Kecamatan Sawahan 5 ribu, dan dari Kecamatan Dukuh Pakis juga 5 ribu warga. Mari kita bersama-sama datang berduyun-duyun khususnya warga dari 3 kecamatan ini,” imbuhnya.

Menurutnya, vaksinasi Covid-19 ini sangat penting, karena ini salah satu ikhtiar yang wajib dilakukan. Karenanya, Laksda Iwan juga meminta supaya warga tidak percaya dengan adanya isu yang menyebutkan bahwa vaksin itu membawa hal-hal yang tidak baik, vaksin itu tidak halal, dan menyebabkan kematian. Informasi tersebut, berasal dari orang yang tidak suka dengan adanya vaksin ini, sehingga dia meminta untuk tidak mempercayai isu tersebut.

Laksda Iwan juga berpesan kepada warga Surabaya untuk tetap menjaga protokol kesehatan meskipun sudah divaksin pertama atau pun kedua. Bagi dia, protokol kesehatan itu harus tetap dilaksanakan dimana pun tempatnya, karena itu adalah salah satu ikhtiar juga dalam melawan Covid-19 ini.

“Sampai saat ini kita belum tahu bagaimana corona itu, tapi yang jelas ada di sekitar kita, sehingga kita harus tetap menjaga 5 M, yaitu mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, dan mengurangi mobilitas. Insyallah dengan usaha ini, dengan vaksin dan terus menekankan protokol kesehatan, kita betul-betul terjaga dan tidak terpapar Covid-19. Ayo semangat,” tegasnya.

Pada kesempatan itu, Laksda Iwan juga mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya dan sedalam-dalamnya kepada Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, yang telah mengizinkan untuk menggunakan fasilitas Gelora Pancasila dan Lapangan Thor. Tanpa dukungan dari Wali Kota Eri serta Dinkes, vaksinasi ini tak bisa dilaksanakan.

“Saya selaku pribadi dan selaku Pangkoarmada II mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya dan sedalam-dalamnya kepada Pak Wali Kota Mas Eri. Saya berharap semuanya berjalan dengan lancar dan aman,” ujarnya.

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi | dok/photo: Humas Pemkot Surabaya /Bicaraindonesia

Sementara di tempat terpisah, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi juga menyampaikan terima kasih banyak kepada Pangkoarmada II mewakili pribadi dan mewakili warga Kota Surabaya. Sebab, Koarmada II sudah bersedia memberikan vaksin Covid-19 kepada warga Kota Surabaya.

“Kami hanya menyediakan tempat saja dan nakesnya, semua dilakukan oleh Pangkoarmada II dengan jajarannya. Sekali lagi saya mengucapkan banyak terimakasih. Semoga ini menjadi awal langkah kita untuk mencapai herd immunity di Kota Surabaya,” kata Wali Kota Eri di Balai Kota Surabaya.

Menurutnya, kegiatan ini menunjukkan bahwa Kota Surabaya selalu bergotong-royong dan berkolaborasi, seperti yang dicontohkan Pangkoarmada II ini. Ia juga menegaskan, bahwa ketika untuk kepentingan warga Surabaya, ketika menggelar vaksinasi massal, ia pun memastikan siap mensupport dan mendukungnya.

“Apapun akan kami support untuk melakukan vaksinasi di Surabaya. Sekali lagi, kami mengucapkan terimakasih banyak,” pungkasnya. (Hms/A1)

Baca Berita Lainnya:
Kirim Komentar: