Bicara IndonesiaBicara Indonesia
  • Beranda
  • Bicara Nasional
    • Bicara Pemerintah
    • Bicara Politik
    Bicara NasionalShow More
    Presiden Prabowo Subianto menyampaikan keterangannya di kediaman pribadinya di Hambalang, Kabupaten Bogor, Jumat, 29 Agustus 2025 | Foto: Biro Pers Setpres
    Presiden Sampaikan Belasungkawa atas Meninggalnya Ojol Saat Demo
    Jumat, 29 Agu 2025
    Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri, Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko | Foto: dok. Div Hum Polri
    Mabes Polri Minta Polsek hingga Polda Lindungi Wartawan Saat Bertugas
    Kamis, 28 Agu 2025
    Konferensi pers ungkap kasus judi online jaringan internasional yang digelar di Gedung Awaloedin Djamin, Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Rabu (27/8/2025) | Sumber Foto: Hum Polri
    Bareskrim Polri Ungkap Jaringan Judi Online Internasional, Sita Rp16,4 Miliar
    Rabu, 27 Agu 2025
    dok. Latgatma Super Garuda Shield 2023 di Puslatpur Marinir 5 Baluran, Situbondo, Jawa Timur, Senin (11/9/2023) | Sumber Foto: Dispenad
    TNI Gelar Latihan Gabungan Super Garuda Shield 2025
    Selasa, 26 Agu 2025
    Presiden Prabowo Subianto menganugerahkan Tanda Kehormatan Republik Indonesia kepada para tokoh di Istana Negara, Jakarta, Senin, 25 Agustus 2025 | Foto: Biro Pers Setpres
    141 Tokoh Terima Anugerah Tanda Kehormatan Republik Indonesia
    Selasa, 26 Agu 2025
  • Bicara Ekonomi
  • Bicara Edunesia
  • Bicara Hankam
  • Bicara Lifestyle
  • Bicara Foto
  • Indeks
Reading: Legenda Gunung Lawu “Mbok Yem” Tutup Usia
Share
Bicara IndonesiaBicara Indonesia
  • Beranda
  • Bicara Nasional
  • Bicara Ekonomi
  • Bicara Edunesia
  • Bicara Hankam
  • Bicara Lifestyle
  • Bicara Foto
  • Indeks
Search
  • Kategori
    • Bicara Global
    • Bicara Peristiwa
    • Bicara Hukrim
    • Bicara Kementerian
    • Bicara BUMN
    • Bicara Lembaga
    • Bicara Energi
    • Bicara Maritim
  • Kategori
    • Bicara Wisata
    • Bicara Komunitas
    • Bicara Olahraga
    • Bicara Misteri
    • Bicara Khazanah
    • Bicara Jatim
    • Bicara Jateng
    • Bicara Jabar
Follow US
  • Tentang
  • Editorial
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Informasi Iklan
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
Copyright 2019-2025 - Bicaraindonesia.id
Bicara Sosok

Legenda Gunung Lawu “Mbok Yem” Tutup Usia

And
Laporan: And
Rabu, 23 Apr 2025
Share
4 Min Read
Legenda Gunung Lawu, Mbok Yem, tutup usia di Magetan | Sumber Foto: IG/ @diskominfomagetan
Legenda Gunung Lawu, Mbok Yem, tutup usia di Magetan | Sumber Foto: IG/ @diskominfomagetan
Ad imageAd image

Bicaraindonesia.id, Magetan – Kabar duka datang dari dunia pendakian Indonesia. Sosok legendaris yang akrab disapa Mbok Yem, pemilik warung tertinggi di puncak Gunung Lawu, telah berpulang pada Rabu (23/4/2025) di kediamannya di Dusun Dagung, Desa Gonggang, Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan, Jawa Timur.

Kabar duka tersebut diungkapkan oleh Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Magetan melalui akun Instagram resminya @diskominfomagetan.

“Segenap Jajaran Pemerintah Kabupaten Magetan Mengucapkan Bela Sungkawa dan Turut Berduka Cita, yang Sedalam-dalamnya Atas berpulangnya Wakiyem (Mbok Yem) (Pemilik warung di Hargo Dumilah Gunung Lawu),” tulis akun Instagram @diskominfomagetan dilihat Bicaraindonesia.id pada Rabu (23/4/2024).

Dalam unggahan itu juga disampaikan doa agar almarhumah mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa.

Mbok Yem, yang memiliki nama asli Wakiyem (82), dikenal luas sebagai penjaga sekaligus pelayan setia para pendaki sejak era 1980-an. Warung kecilnya yang berdiri kokoh di Hargo Dumilah, pada ketinggian sekitar 3.150 meter di atas permukaan laut (mdpl), menjadi tempat persinggahan yang penuh makna bagi ribuan pendaki Gunung Lawu.

Sebelum menghembuskan napas terakhir, Mbok Yem sempat menjalani perawatan intensif di RSU Aisyiyah Ponorogo pada Maret lalu. Setelah dua pekan dirawat, ia sempat menjalani rawat jalan sebelum akhirnya tutup usia.

Warung Tertinggi yang Penuh Kehangatan

Warung Mbok Yem bukan sekadar tempat makan biasa. Letaknya yang hanya berjarak sekitar 115 meter dari puncak Lawu menjadikannya sebagai oase bagi pendaki yang kelelahan menaklukkan jalur-jalur terjal seperti Cemoro Sewu dan Cemoro Kandang.

Menu andalan seperti nasi pecel lengkap dengan telur ceplok, bihun, dan sayuran segar racikan khas Magetan menjadi penyelamat di tengah udara dingin yang menggigit. Cukup dengan Rp15.000, para pendaki bisa menikmati sajian hangat yang disiapkan dengan cinta oleh Mbok Yem.

Tak hanya itu, teh dan susu hangat selalu tersedia untuk menemani malam-malam dingin di ketinggian. Pada momen-momen tertentu, terutama bulan Suro, Mbok Yem juga menyajikan soto khas buatannya, yang menjadi buruan istimewa para pendaki beruntung.

Simbol Ketangguhan dan Keramahan Gunung Lawu

Bagi komunitas pendaki, Mbok Yem bukan sekadar penjaja makanan, melainkan simbol ketangguhan, keikhlasan, dan keramahan. Sosoknya menjadi ibu bagi para penakluk ketinggian yang mencari kehangatan, bukan hanya dari makanan, tapi juga dari senyum dan perhatian tulus yang ia berikan.

Perjuangannya membangun warung di tengah keterbatasan akses dan kondisi ekstrem pegunungan telah menorehkan cerita inspiratif yang tak terlupakan. Ia juga menyediakan makanan cepat saji seperti mi instan dan gorengan dengan harga bersahabat, meski logistik harus dibawa naik ke puncak.

Kehilangan Besar Bagi Dunia Pendakian

Kepergian Mbok Yem menyisakan duka mendalam, terutama bagi mereka yang pernah bertemu langsung atau sekadar mendengar kisahnya. Warung kecil di puncak Lawu kini kehilangan penjaganya, tetapi semangat dan kenangannya akan terus hidup dalam setiap langkah para pendaki.

Namanya akan selalu dikenang dalam jejak-jejak kaki yang menyusuri lereng Lawu. Ia telah menjadi bagian dari legenda gunung itu sendiri – bukan karena kekuatan fisik semata, tapi karena hati besar dan dedikasi tulusnya bagi sesama.

Warisan yang Tak Terlupakan

Kini, Gunung Lawu tak lagi sama. Namun, jejak Mbok Yem tak akan hilang. Ia telah mengajarkan banyak hal tentang ketulusan, kerja keras, dan keberanian menjaga tradisi di tengah alam yang keras.

“Selamat jalan, Mbok Yem. Kehangatanmu akan selalu dirindukan. Warungmu akan terus menjadi tempat penuh kenangan dan inspirasimu akan abadi di setiap cerita pendakian Gunung Lawu.” (*/An/A1)

Bagikan:
Tag:Berita MagetanGunung LawuKabar DukaLegenda PendakiMbok YemNasi Pecel LawuPendaki IndonesiaTokoh InspiratifWarung Puncak
Ad imageAd image

Bicara Terkini

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan keterangannya di kediaman pribadinya di Hambalang, Kabupaten Bogor, Jumat, 29 Agustus 2025 | Foto: Biro Pers Setpres
Presiden Sampaikan Belasungkawa atas Meninggalnya Ojol Saat Demo
Jumat, 29 Agu 2025
dok. Perbaikan jalan di wilayah Provinsi Jawa Tengah | Foto: Pemprov Jateng
Pemprov Jateng: 2.195 Km Jalan Provinsi Kini Mantap, Sisanya Dikebut Perbaikan
Jumat, 29 Agu 2025
Kelas Parenting di Puspaga Balai RW 6, Kelurahan Wonokusumo, Kamis (28/8/2025) | Sumber Foto: Kominfo Surabaya
PKK dan Bhayangkari Surabaya Ajak Perempuan Berani #SpeakUp Lawan Kekerasan
Jumat, 29 Agu 2025
Daun patikan kebo (Sc: wikimedia)
Patikan Kebo: Tanaman Liar di Jalanan yang Punya Khasiat Rahasia
Kamis, 28 Agu 2025
Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri, Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko | Foto: dok. Div Hum Polri
Mabes Polri Minta Polsek hingga Polda Lindungi Wartawan Saat Bertugas
Kamis, 28 Agu 2025
Ad imageAd image

BERITA POPULER

141 Tokoh Terima Anugerah Tanda Kehormatan Republik Indonesia

Program MBG Kian Diminati, Siswa Minta Variasi Menu Ditambah

Program Cek Kesehatan Gratis Kemenkes Sentuh 20 Juta Peserta

TNI Gelar Latihan Gabungan Super Garuda Shield 2025

Bangga! Robot ITS Juara Best Design di ABU Robocon 2025 Mongolia

Presiden Prabowo Singgung Kebocoran Anggaran Pendidikan

KPK Tetapkan 11 Tersangka Kasus Dugaan Pemerasan Sertifikat K3

Berita Lainnya:

Sedikitnya ada 600 bibit pohon buah yang ditanam di kawasan lereng Gunung Lawu | dok/photo: Ist/HD1 /Bicara Indonesia

Libatkan Unsur Pentahelix, BPBD Jatim Gelar Mitigasi Vegetasi di Lereng Lawu

Rabu, 23 Mar 2022
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo (kanan) saat melakukan prosesi penyatuan tanah dan air di Kendi Nusantara | dok/photo: ig/ ganjar_pranowo

Di IKN Nusantara, Gubernur Ganjar Bawa Tanah dan Air Keramat dari Pusatnya Pulau Jawa

Selasa, 15 Mar 2022
Penanaman pohon di lereng Gunung Lawu, Kabupaten Magetan, Jawa Timur | Source: Kominfo Jatim

Tanam Pohon di Lereng Gunung Lawu

Minggu, 20 Nov 2022
Copyright 2019-2025 | Bicaraindonesia.id
  • Tentang
  • Editorial
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Informasi Iklan
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
Bicara-Indonesia
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?