Bicara Indonesia
Indonesia Positive Journalism

HJKS ke-726, Wali Kota Risma Mendapat Kado Lukisan Wajah


Bicaraindonesia.id – Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mendapat kado istimewa di Hari Jadi Kota Surabaya ke-726, berupa lukisan wajahnya. Lukisan abstrak tersebut dibuat oleh seniman asal Surabaya yang kini tinggal di Kabupaten Blitar.





Rizat Arifin adalah seniman pelukis wajah Wali Kota Risma itu. Pria kelahiran tahun 1968 ini memang sejak kecil berbakat pada dunia seni lukis. Tak heran jika ia telah banyak menghasilkan berbagai prestasi dalam dunia seni lukis.





Usai upacara peringatan HJKS ke-726, lukisan tersebut diserahkan langsung kepada Wali Kota Risma melalui kawannya, Roni Irawan yang tinggal di Surabaya.





Roni Irawan mengatakan bahwa ia mendapat amanah dari seniman Rizat Arifin untuk menyampaikan lukisan tersebut kepada Wali Kota Risma. “Lukisan itu saya serahkan langsung kepada wali kota usai acara peringatan HJKS di Balai Kota,” kata Roni, Jum’at (31/5/2019).





Rizat Arifin sosok pelukis wajah Wali Kota Risma | Foto: ist




Menurut Roni, seniman Rizat menilai jika sosok wali kota perempuan pertama di Kota Pahlawan itu adalah maqomnya Kota Surabaya. Dengan berbagai program kerja dan kebijakannya, membuat Kota Surabaya semakin maju pesat dan dikenal dunia.





“Ia (Rizat-red) merasa bangga dengan kinerja Wali Kota Risma dan ngefans banget dengan sosok kepemimpinannya,” ujar Roni yang juga seorang pembina sanggar seni anak Taman Hira THR Surabaya.





Roni yang juga seorang jurnalis media cetak ini mengungkapkan, lukisan tersebut sebelumnya telah dipamerkan dan dibandrol dengan harga Rp2,5 juta. Kemudian ada seseorang yang berminat untuk membeli, namun ditawar dengan harga Rp1,5 juta. Kendati demikian, Rizat pun lebih memilih untuk memberikan lukisan tersebut kepada Wali Kota Risma sebagai kado di Hari Ulang Tahun Surabaya.





“Kemudian Rizat meminta tolong saya untuk memberikan lukisan tersebut kepada Wali Kota Risma sebagai kado hari ulang tahunnya atau pada peringatan HJKS,” tutup Roni.


Kirim Komentar: