Bicara IndonesiaBicara Indonesia
  • Beranda
  • Bicara Nasional
    • Bicara Pemerintah
    • Bicara Politik
    Bicara NasionalShow More
    Keterangan pers Ketua Umum Organisasi Masyarakat (Ormas) Islam di Hambalang, Jawa Barat, Sabtu (30/8/2025) | Sumber Foto: Setkab
    Presiden Prabowo Undang 16 Ormas Islam, Bahas Persatuan dan Tantangan Bangsa
    Sabtu, 30 Agu 2025
    Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo dan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto | Sumber Foto: Divhum Polri
    Presiden Perintahkan TNI-Polri Ambil Langkah Tegas Atasi Aksi Anarkis
    Sabtu, 30 Agu 2025
    Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto | Sumber Foto: IG/ @91agussubiyanto
    Panglima TNI Imbau Masyarakat Tidak Mudah Terprovokasi, Ajak Jaga Persatuan Bangsa
    Sabtu, 30 Agu 2025
    dok. Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Budi Gunawan | Sumber Foto: Hum Kemenko Polkam
    Menko Polkam Pastikan Investigasi Terkait Wafatnya Driver Ojol Dilakukan Transparan
    Sabtu, 30 Agu 2025
    Presiden Prabowo Subianto menyampaikan keterangannya di kediaman pribadinya di Hambalang, Kabupaten Bogor, Jumat, 29 Agustus 2025 | Foto: Biro Pers Setpres
    Presiden Sampaikan Belasungkawa atas Meninggalnya Ojol Saat Demo
    Jumat, 29 Agu 2025
  • Bicara Ekonomi
  • Bicara Edunesia
  • Bicara Hankam
  • Bicara Lifestyle
  • Bicara Foto
  • Indeks
Reading: Kejar Ketertinggalan Imunisasi Anak Indonesia
Share
Bicara IndonesiaBicara Indonesia
  • Beranda
  • Bicara Nasional
  • Bicara Ekonomi
  • Bicara Edunesia
  • Bicara Hankam
  • Bicara Lifestyle
  • Bicara Foto
  • Indeks
Search
  • Kategori
    • Bicara Global
    • Bicara Peristiwa
    • Bicara Hukrim
    • Bicara Kementerian
    • Bicara BUMN
    • Bicara Lembaga
    • Bicara Energi
    • Bicara Maritim
  • Kategori
    • Bicara Wisata
    • Bicara Komunitas
    • Bicara Olahraga
    • Bicara Misteri
    • Bicara Khazanah
    • Bicara Jatim
    • Bicara Jateng
    • Bicara Jabar
Follow US
  • Tentang
  • Editorial
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Informasi Iklan
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
Copyright 2019-2025 - Bicaraindonesia.id
Bicara Global

Kejar Ketertinggalan Imunisasi Anak Indonesia

Redaktur
Laporan: Redaktur
Sabtu, 16 Jul 2022
Share
4 Min Read
Anugrah Ramadhan mendapat imunisasi di klinik yang terletak di desa tempat tinggalnya di Tanjung Pinang | dok/photo: UNICEF/Clark
Anugrah Ramadhan mendapat imunisasi di klinik yang terletak di desa tempat tinggalnya di Tanjung Pinang | dok/photo: UNICEF/Clark
Ad imageAd image

Bicaraindonesia.id – Pemerintah Indonesia, dengan dukungan dari UNICEF dan para mitra, terus mendorong upaya mengejar ketinggalan untuk mengatasi kemunduran yang signifikan dalam imunisasi anak akibat COVID-19.

Data global baru yang diterbitkan WHO dan UNICEF pada Kamis, 15 Juli 2022 mengungkapkan, bahwa penurunan berkelanjutan terbesar dalam vaksinasi anak-anak dalam waktu sekitar 30 tahun.

Unicef melalui siaran persnya menjelaskan, bahwa pada tahun 2021, 25 juta anak melewatkan satu atau lebih dosis vaksin difteri, tetanus, dan pertusis (DTP3), melalui layanan imunisasi rutin.

Angka ini, disebutkan Unicef, dua juta lebih banyak daripada mereka yang ketinggalan pada tahun 2020 dan enam juta lebih banyak dari pada tahun 2019.

Data menunjukkan bahwa 18 juta dari 25 juta anak tidak menerima dosis tunggal DTP sepanjang tahun. Sebagian besar dari mereka tinggal di India, Nigeria, Indonesia, Ethiopia dan Filipina.

Cakupan vaksin turun di setiap wilayah Asia Timur dan Pasifik, mencatat pembalikan paling tajam dalam cakupan DPT3. Yakni, turun sembilan poin persentase hanya dalam dua tahun.

Penurunan ini disebut Unicef, disebabkan oleh banyak faktor. Termasuk peningkatan jumlah anak yang hidup dalam kondisi konflik dan riskan, dimana akses imunisasi sering kali menantang.

Lalu, meningkatnya informasi yang salah dan masalah terkait COVID-19 seperti gangguan layanan dan rantai pasokan. Kemudian, pengalihan sumber daya ke upaya respons, dan berbagai kondisi yang membatasi akses serta ketersediaan layanan imunisasi.

Di Indonesia, Unicef mencatat, ada lebih dari enam juta kasus COVID-19 dan lebih dari 156.500 kematian. Salah satu jumlah kasus terbesar di Asia Tenggara.

Pandemi tersebut, menyebabkan gangguan yang signifikan terhadap pelayanan kesehatan primer di Indonesia. Sebuah studi UNICEF baru-baru ini pada tahun 2021 menemukan bahwa tiga dari empat rumah tangga dengan anak-anak melaporkan tantangan dalam mengakses layanan perawatan kesehatan, satu dari empat merasa kesulitan mencari pengobatan untuk anak-anak yang sakit, dan satu dari sepuluh tidak dapat mengakses imunisasi.

Menurut Unicef, cakupan imunisasi dasar lengkap turun dari 84,2 persen pada 2020 menjadi 79,6 persen pada 2021, menjadikan anak-anak di seluruh Indonesia berisiko lebih besar tertular penyakit yang dapat dicegah dengan vaksin seperti difteri, tetanus, campak, rubella, dan polio.

“Penurunan besar dalam imunisasi rutin di Indonesia telah menyebabkan jutaan anak berada dalam situasi kesehatan yang genting,” kata Pelaksana Tugas Perwakilan UNICEF Robert Gass, melalui siaran pers yang diterima Bicaraindonesia.id sebagaimana dilansir pada Sabtu (16/7/2022).

“Situasi ini menjadikan kejar imunisasi mendesak dan penting, di saat kita terus berupaya pulih dari dampak COVID-19. Pemerintah Indonesia bekerja tanpa lelah, dengan dukungan UNICEF, untuk menjangkau sebanyak mungkin anak, termasuk mereka yang berada di daerah tertinggal dan terpencil,” sambungnya.

UNICEF bersama para mitra saat ini mendukung kampanye mengejar ketertinggalan yang dipimpin oleh Pemerintah yang dikenal sebagai BIAN.

Selama kampanye, satu dosis imunisasi campak-rubela diberikan kepada kelompok sasaran sesuai dengan rekomendasi yang ditetapkan untuk masing-masing wilayah. Satu atau lebih jenis imunisasi lain, seperti polio, juga dapat diberikan untuk melengkapi status imunisasi anak balita.

Tahap pertama BIAN yang dimulai Mei 2022 akan berlangsung hingga akhir Juli menargetkan 27 juta anak di Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara, Maluku, dan Papua. Sedangkan tahap kedua, akan berlangsung pada Agustus 2022 di Jawa dan Bali.

Secara global, vaksin menyelamatkan lebih dari lima nyawa setiap menit, mencegah hingga tiga juta kematian per tahun, menjadikan vaksin sebagai salah satu kemajuan paling signifikan dalam kesehatan dan pembangunan global.

Anak-anak yang divaksinasi tidak hanya lebih sehat, mereka berprestasi lebih baik di sekolah, menghasilkan manfaat ekonomi yang mempengaruhi seluruh masyarakat. (SP/B1)

Bagikan:
Tag:BIANImunisasi AnakPBBUnicefWHO
Ad imageAd image

Bicara Terkini

Keterangan pers Ketua Umum Organisasi Masyarakat (Ormas) Islam di Hambalang, Jawa Barat, Sabtu (30/8/2025) | Sumber Foto: Setkab
Presiden Prabowo Undang 16 Ormas Islam, Bahas Persatuan dan Tantangan Bangsa
Sabtu, 30 Agu 2025
Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo dan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto | Sumber Foto: Divhum Polri
Presiden Perintahkan TNI-Polri Ambil Langkah Tegas Atasi Aksi Anarkis
Sabtu, 30 Agu 2025
Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto | Sumber Foto: IG/ @91agussubiyanto
Panglima TNI Imbau Masyarakat Tidak Mudah Terprovokasi, Ajak Jaga Persatuan Bangsa
Sabtu, 30 Agu 2025
dok. Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Budi Gunawan | Sumber Foto: Hum Kemenko Polkam
Menko Polkam Pastikan Investigasi Terkait Wafatnya Driver Ojol Dilakukan Transparan
Sabtu, 30 Agu 2025
Pelaksanaan sanksi sosial dan penyerahan bantuan kewirausahaan pasca Restorative Justice di UPTD Liponsos Keputih, Surabaya, Jumat (29/8/2025).
Pemkot dan Kejari Surabaya Perkuat Restorative Justice, 11 Pelaku Pidana Terima RJ
Sabtu, 30 Agu 2025
Ad imageAd image

BERITA POPULER

141 Tokoh Terima Anugerah Tanda Kehormatan Republik Indonesia

TNI Gelar Latihan Gabungan Super Garuda Shield 2025

Pemprov Jateng: 2.195 Km Jalan Provinsi Kini Mantap, Sisanya Dikebut Perbaikan

Program MBG Kian Diminati, Siswa Minta Variasi Menu Ditambah

Long Weekend September 2025, Cek Kalender Libur Nasional dan Cuti Bersama

Bangga! Robot ITS Juara Best Design di ABU Robocon 2025 Mongolia

Presiden Prabowo Singgung Kebocoran Anggaran Pendidikan

Berita Lainnya:

Gubernur DI Yogyakarta Sri Sultan Hamengkubuwono X (depan, kiri) dan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menunjukkan deklarasi komitmen | dok/photo: Unicef

Gubernur se-Jawa dan Bali Siap Imunisasi Sembilan Juta Anak

Jumat, 22 Jul 2022
Ilustrasi imunisasi anak | source: pixabay

Tak Lagi Dicatat Manual, Imunisasi Anak Akan Terdata Digital di Aplikasi

Selasa, 24 Mei 2022
Training pencegahan eksploitasi anak di Gedung Siola, Surabaya, Jumat, 4 Agustus 2023 | Kredit Foto: Kominfo Surabaya

Pemkot Surabaya Gandeng UNICEF Cegah Eksploitasi Anak di Ranah Daring

Sabtu, 5 Agu 2023
dok. Kontingen Pasukan Perdamaian PBB dari Niger dan Bangladesh selama operasi militer di Ansongo | Sc Foto: MINUSMA/Marco Dormino /un.org

Peran Pasukan Penjaga Perdamaian PBB dalam Stabilitas Global

Jumat, 5 Jul 2024
Copyright 2019-2025 | Bicaraindonesia.id
  • Tentang
  • Editorial
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Informasi Iklan
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
Bicara-Indonesia
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?