Bicaraindonesia.id, Surabaya – PT PAL Indonesia bersama Naval Group resmi melaksanakan kegiatan Steel Cutting (pemotongan baja) Qualification Section untuk kapal selam Scorpene® Evolved Republik Indonesia, Jumat (12/12/2025). Momentum ini menandai langkah awal produksi kapal selam strategis yang akan dibangun di dalam negeri.
Qualification section merupakan tahapan krusial dalam fase production training. Proses ini dirancang sebagai uji kemampuan nyata bagi engineer PT PAL Indonesia untuk memastikan kesiapan memasuki era produksi kapal selam secara mandiri.
Seluruh aspek manufaktur diuji secara komprehensif, mulai dari pengelasan presisi, blasting, pengecatan, hingga pre-outfitting.
Hasil pekerjaan dari tahap ini akan melalui proses acceptance oleh Naval Group dan menjadi syarat utama sebelum pembangunan penuh kapal selam Scorpene® Evolved dilanjutkan. Dengan demikian, qualification section menjadi gerbang penting menuju produksi kapal selam nasional berstandar global.
Sebelumnya, engineer PT PAL Indonesia telah mengikuti pelatihan intensif selama tiga bulan di fasilitas Naval Group di Cherbourg, Perancis. Dalam pelatihan tersebut, para welder dibimbing oleh instruktur bersertifikasi untuk menguasai teknik pengelasan khusus kapal selam.
Tahap qualification section ini menjadi ajang pembuktian sekaligus evaluasi atas kompetensi yang telah diperoleh, dengan pendampingan langsung dari tim teknis Naval Group.
Direktur Teknologi PT PAL Indonesia Briljan Gazalba menegaskan bahwa qualification section memiliki peran fundamental dalam transfer teknologi kapal selam. Menurutnya, tahapan ini bukan sekadar pekerjaan teknis, melainkan fondasi menuju kemandirian industri pertahanan bawah laut nasional.
“Kolaborasi erat dengan Naval Group memastikan transfer teknologi berjalan efektif dan terstruktur. Melalui kemitraan ini, Indonesia sedang menapaki fase penting menuju kemandirian pertahanan bawah laut yang berdaya saing global,” ujar Briljan dalam pernyataan resmi dikutip pada Rabu (17/12/2025).
Sementara itu, Program Director Naval Group Vincent Vimont menegaskan komitmen perusahaannya dalam mendukung Whole Local Production di Indonesia. Ia menyebut pemotongan baja pertama ini sebagai momen yang telah lama dinantikan.
“Ini adalah awal produksi dari program Kapal Selam Scorpene Republik Indonesia, yang dibuat di Indonesia, oleh Indonesia dan untuk Indonesia. Kontrak ini juga menandai kerja sama yang baik antara kedua negara kita,” ujarnya.
Metode demonstrasi qualification section yang diterapkan di Indonesia merupakan standar transfer kapabilitas yang telah terbukti berhasil digunakan Naval Group di Brasil.
Melalui pendekatan terstruktur ini, Indonesia diharapkan memiliki kapabilitas industri jangka panjang untuk merancang, membangun, dan memelihara kapal selam secara mandiri.
Sesuai milestone proyek, proses fabrikasi kapal selam Scorpene® Evolved dijadwalkan dimulai pada Juni 2026. Langkah ini menjadi wujud tanggung jawab dalam menjalankan amanah negara sekaligus mengoptimalkan fasilitas produksi kapal selam yang dibangun melalui investasi nasional. (*/An/A1)

Tinggalkan Balasan