Bicara Indonesia
Indonesia Positive Journalism

Miliki Nilai Jual Lebih Tinggi, Satgas Yonif 131 Ajari Warga Mosso Olah Kerajinan Bonsai Kelapa

Bicaraindonesia.idManfaatkan potensi daerah untuk meningkatkan perekonomian masyarakat, Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 131/Brs mengajarkan cara membuat kerajinan bonsai kelapa kepada masyarakat Mosso di Kampung Mosso Distrik Muara Tami, Jayapura.

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Pamtas RI-PNG Yonif 131/Brs Letkol Inf Muhammad Erfani dalam rilis tertulisnya di Distrik Muara Tami Kota Jayapura, Papua, Jumat, (25/6/2021).

Dansatgas menyampaikan, kegiatan yang dilakukan oleh Pos Mosso pimpinan Letda inf Eri Hermawan ini, dalam upaya memanfaatkan potensi daerah yang banyak ditumbuhi pohon kelapa, baik di pekarangan rumah ataupun di kebun-kebun masyarakat. Buah kelapa tersebut diolah menjadi bonsai kelapa sehingga mempunyai nilai jual yang lebih tinggi.

“Hasil dari kreativitas warga dalam membuat kerajinan bonsai dari kelapa tersebut dapat dijual sebagai tanaman hias. Sehingga hal ini dapat meningkatkan pendapatan serta membangkitkan perekonomian masyarakat,” kata Dansatgas dalam keterangan resminya.

Proses pelatihan pembuatan Bonsai Kelapa | dok/photo: Dispenad
Hasil pelatihan pembuatan kerajinan Bonsai Kelapa | dok/photo: Dispenad

Sementara itu, Danpos Mosso menjelaskan, ada beberapa materi yang diberikan dan dilatihkan dalam kegiatan ini. Di antaranya, pemilihan buah kelapa, mengupas, menghaluskan, mempernis tempurungnya dan menanam tunas kelapa di dalam pot.

“Harapannya dengan adanya pelatihan ini bisa meningkatkan minat masyarakat untuk berkreasi membuat karya seni yang memiliki nilai ekonomis dan dapat meningkatkan perekonomian pada masyarakat Kampung Mosso,” pungkasnya. (Dispenad /A1)

Baca Berita Lainnya:
Kirim Komentar: