Bicaraindonesia.id, Jakarta Listyo Sigit Prabowo melakukan pemantauan progres pembangunan jembatan bailey di Kabupaten Agam, Sumatra Barat (Sumbar). Kapolri berharap jembatan penghubung tersebut dapat segera difungsikan guna mendukung aktivitas masyarakat terdampak bencana.

Pemantauan pembangunan jembatan bailey di Agam dilakukan secara virtual dari Polda Sumatra Utara, di sela kegiatan pelepasan bantuan kemanusiaan Polri sebanyak 22 kontainer untuk korban bencana di Aceh, Sumbar, dan Sumatra Utara, Sabtu (14/2/2026).

“Alhamdulillah hari ini kita baru saja melaksanakan beberapa kegiatan pertama tadi kita laksanakan pengecekan terkait dengan progres pembangunan jembatan bailey khususnya di wilayah Agam, Sumbar,” kata Sigit dalam keterangannya dikutip pada Minggu (15/2/2026).

Baca Juga:  Prabowo Resmikan 1.072 SPPG dan Gudang Pangan Polri

Dalam kesempatan tersebut, Kapolri juga berinteraksi langsung dengan masyarakat setempat. Ia menegaskan bahwa jajaran kepolisian terus bersinergi bersama warga agar jembatan bailey di Agam bisa segera dioperasikan.

“Dan sempat interaksi dengan masyarakat dan harapan kkta jembatan tersebut bisa segera digunakan,” tutur Sigit.

Pembangunan jembatan bailey itu dilakukan di wilayah Subarang Aia dan Sawah Laweh, Kabupaten Agam.

Keberadaan jembatan ini dinilai penting untuk mempercepat pemulihan akses transportasi dan mobilitas warga di daerah terdampak bencana, sekaligus menunjang kelancaran aktivitas sosial serta perekonomian masyarakat.

Baca Juga:  Ratusan WNI Korban Scam Online Direpatriasi dari Kamboja

Menurut Sigit, pembangunan jembatan tersebut merupakan tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto agar seluruh jajaran terus membantu masyarakat yang terdampak bencana alam.

“Mulai dari terus menjaga agar distribusi bantuan logistik yang dibutuhkan terus berjalan di sisi lain perbaikan pascabencana baik selesaikan jembatan-jembatan, melakukan perbaikan terkait huntara dan huntap di beberapa tempat bisa kita tuntaskan, untuk mendukung dan kolaborasi tentunya dengan TNI, kementerian lembaga terkait,” pungkasnya. (*/Hum/A1)