Bicaraindonesia.id, Jakarta – Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menginstruksikan jajarannya untuk membangun 209 sumur bor di wilayah terdampak bencana tanah longsor dan banjir bandang di Aceh Tamiang, Provinsi Aceh. Langkah ini dilakukan untuk mempercepat pemenuhan kebutuhan air bersih bagi masyarakat setempat.
“Khusus Tamiang, kami mempersiapkan untuk membangun fasilitas sumur bor di 209 kabupaten,” jelas Kapolri dalam keterangan persnya dikutip pada Senin (22/12/2025).
Kapolri menjelaskan, pembangunan tersebut merupakan bagian dari total 338 fasilitas sumur bor yang saat ini sedang dikerjakan. Sebanyak 129 unit lainnya tersebar di sejumlah kabupaten dan kota terdampak bencana di Provinsi Aceh.
“Saat ini sudah aktif 16 titik sumur dan akan terus berprogresnya, termasuk pembangunan MCK 4 unit fasilitas MCK di wilayah Sumatera dan 15 unit MCK di wilayah Aceh Tamiang,” ungkap Kapolri.
Kapolri menyampaikan bahwa petugas di lapangan masih terus melakukan pemetaan wilayah prioritas yang membutuhkan pasokan air bersih. Hal ini penting mengingat air bersih digunakan masyarakat untuk berbagai keperluan sehari-hari.
“Baik mulai dari air minum, mandi, MCK, dan juga mencegah mulai munculnya hal-hal yang mungkin bisa menimbulkan dampak penyakit kulit,” katanya.
“Oleh karena itu, ini menjadi perhatian Bapak Presiden dan kita diminta untuk terus mencari titik-titik mana yang membutuhkan air bersih,” pungkas Kapolri. (*/Hum/A1)

Tinggalkan Balasan