Bicara Indonesia
Indonesia Positive Journalism

Lanal Batam Gagalkan Penyelundupan Baby Lobster Modus Baru ke Singapura

Bicaraindonesia.id Pangkalan TNI Angkatan Laut Batam (Lanal Batam) berhasil menggagalkan penyelundupan Baby Lobster dengan modus baru dari Batam ke Singapura. Hal tersebut disampaikan oleh Komandan Lanal Batam Kolonel Laut (P) Sumantri usai menyerahkan barang bukti di Balai Perikanan Budidaya Laut (BPBL) Batam Setoko Batam Kepri, Jumat (21/5/2021).

Dari penangkapan tersebut, Lanal Batam berhasil mendapati barang bukti berupa baby lobster yang dikemas dalam 1 box viber ikan berisikan 55 buah kantong plastik. Selain itu, tim juga menciduk 2 orang pelaku penyelundupan baby lobster tersebut.

Komandan Lanal Batam, Kolonel Laut (P) Sumantri mengatakan, penangkapan tersebut berawal informasi dari Pasintel Lanal Batam yang mendapat laporan bahwa akan ada penyelundupan baby lobster di Perairan Pulau Serapat.

“Mendengar laporan tersebut, selanjutnya Danlanal Batam memerintahkan unsur operasi dan intel untuk memantau perkembangan situasi selanjutnya,” kata Danlanal dalam keterangan tertulisnya, Jumat (21/5/2021).

Danlanal Batam juga menjelaskan, secara visual terpantau oleh Tim Lanal Batam ada sebuah boat melintas ke arah Pulau Lima atau tepatnya di perairan Pulau Serapat. Melihat hal itu tim selanjutnya melakukan pengejaran.

“Pada saat proses pengejaran salah satu orang ABK Speed Boat terlihat membuang 1 box viber ke laut, dan speed boat terus melaju ke arah kelong dan tempat yang dipenuhi dengan karang, dikarenakan jarak pandang terbatas, membuat tim sedikit kesulitan,” jelasnya.

Karena itu, Tim kemudian memutuskan kembali ke lokasi awal tempat dimana ABK tersebut membuang box viber. Hasil dari penyisiran tersebut, Tim berhasil menemukan 1 box viber  berisikan 55 buah kantong plastik diduga Baby Lobster.

Danlanal Batam mengungkapkan, dari hasil pengembangan, Tim berhasil menangkap dua orang pelaku penyelundupan yang masing-masing berinisial A. “Pelaku sementara diamankan di Lanal Batam, terhadap barang bukti dikoordinasikan KKP untuk pengecekan dan penanganan awal,” tambahnya.

Menurut Danlanal, penyelundupan ini merupakan modus baru. Sebab, para pelaku sudah tidak lagi menggunakan box sterofoam untuk membawa baby lobster, tetapi menggunakan box viber ikan.

“Pengemasannya juga berbeda dengan biasanya, kali ini pelaku mengemasnya dengan kantong plastik tanpa air atau biasa di sebut packing kering, baby lobster cukup diletak di atas kapas yang lembab sebelum dimasukan ke dalam kantok plastik,” pungkas Danlanal.

Barang bukti yang berhasil diamankan Lanal Batam bersama Tim KKP itupun kemudian diserahkan ke Kantor BPPL Batam. Penyerahan ini juga disaksikan langsung oleh Kepala BPPL, Toha Tusihadi, untuk kemudian dilakukan penyegaran kembali. (Dispen Lantamal IV / A1)

Kirim Komentar: