Bicara Indonesia
Indonesia Positive Journalism

Pemkot Surabaya Buka Rekrutmen 705 Formasi CPNS 2019


Bicaraindonesia.idPemerintah Kota (Pemkot) Surabaya membuka rekrutmen 705 formasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2019.





Kepala Bagian Humas Pemkot Surabaya Febriadhitya Prajatara mengatakan, awalan pihaknya mengusulan 987 formasi CPNS kepada Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negera (PAN) dan Reformasi Birokrasi (RB) yang terbagi menjadi tiga tenaga. Yakni, 241 tenaga kesehatan, 163 tenaga teknis dan 583 tenaga pendidikan.





“Tenaga pendidikan untuk guru SD, 404 formasi dan guru SMP 179 formasi,” kata Febriadhitya, Rabu (30/10/19).





Namun, dari jumlah formasi yang diusulkan itu, Kementerian PAN dan RB menyetujui 705 formasi. Rinciannya yakni, 171 formasi tenaga kesehatan, 106 tenaga teknis, dan 428 tenaga pendidikan. “Jadi untuk tenaga pendidik guru SD total 395 formasi, dan guru SMP 33 formasi,” ujarnya.





Sementara itu, terkait pendaftaran, akan dimulai serentak pada 11 November 2019. Pendaftaran dibuka secara online melalui laman https://sscasn.bkn.go.id.





Kendati demikian, pihaknya mengimbau kepada para peminat, agar terlebih dahulu memenuhi syarat yang telah ditentukan dalam pengumuman penerimaan CPNS tahun 2019.





“Seleksi CPNS tahun 2019 menggunakan metode Computer Assised Test (CAT) dengan beberapa tahapan seleksi,” terangnya.





Febriadhitya menyebut, tahapan itu mulai Seleksi Kompetensi Dasar (SKD), yang terdiri dari Tes Wawasan Kebangsaan (TWK), Tes Intelegensia Umum (TIU), Tes Karakteristik Pribadi (TKP). Kemudian tes berikutnya adalah Seleksi Kompetensi Bidang (SKB).





“Nanti jadwal pelaksanaan rekruitmen ini di mulai November untuk pengumuman dan pendaftarannya. Lalu pengumuman integrasi dari nilai SKD dan SKB pada bulan April 2020,” kata dia.





Dari semua tahapan itu, Febriadhitya memastikan, bahwa selama pelaksanaan penerimaan CPNS tahun 2019, peserta tidak dikenakan biaya sepeser pun. Mulai dari pengumuman hingga pengangkatan menjadi PNS, semuanya gratis. “Jadi gratis dari awal sampai diangkat menjadi PNS,” imbuhnya.





Namun, pihaknya berharap kepada masyarakat agar juga mewaspadai terhadap pihak atau oknum tidak bertanggung jawab yang melakukan tindak pidana penipuan.





“Biasanya dengan cara menawarkan jasa dan menjanjikan dapat diterima sebagai CPNS dengan menerima imbalan tertentu atau tidak,” pungkasnya.


Kirim Komentar: