Bicaraindonesia.id, Riau Ketua Komisi IV DPR RI, Siti Hediati Hariyadi atau Titiek Soeharto, mendorong upaya pemulihan kawasan Tesso Nilo sesuai fungsi sebagai Taman Nasional untuk menjadi area konservasi flora dan fauna.

Hal itu disampaikan Titiek saat meninjau lahan konservasi gajah di Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN), Provinsi Riau, Selasa (17/3/2026). Dalam tinjauannya, ia juga didampingi Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

“Karena kepedulian yang tinggi dari Presiden Prabowo Subianto, Taman Nasional Tesso Nilo ini harus dikembalikan pada fungsinya sebagai taman nasional, utamanya adalah sebagai habitat dari gajah-gajah yang harus kita lindungi,” jelas Titiek dalam keterangan persnya dikutip pada Rabu (18/3/2026).

Baca Juga:  Presiden Prabowo Siapkan Dua Kebijakan Strategis Perkuat Konservasi Satwa

Titiek berpesan agar pemindahan masyarakat yang sudah berada di kawasan Tesso Nilo dilakukan dengan baik dan tidak menggunakan kekerasan. Ia meminta agar disiapkan area relokasi dipersiapkan terlebih dahulu sebelum memindahkan masyarakat.

“Jangan belum apa-apa sudah diusir-usir. Jadi kita sama-sama menjaga kelestarian daripada taman nasional ini juga masyarakat yang tinggal di dalamnya,” tuturnya.

Selain itu, ia juga mendorong Kementerian Kehutanan (Kemenhut) untuk menggandeng Polri terkait upaya penjagaan kawasan Taman Nasional Tesso Nilo. Sebab, kata dia, rasio personel untuk menjaga Tesso Nilo masih jauh dari kata cukup.

“Ini luasnya 81.000 (hektar), sedangkan polisi hutan hanya di sini berapa? 23 (orang). Bagaimana bisa mengawasi luas sebegitu luasnya? Mungkin bisa minta bantuan Pak Kapolri, bisa menugaskan Pak Kapolda bagaimana supaya ikut mengawasi menjaga kelestarian daripada taman nasional ini,” katanya.

Baca Juga:  Presiden Prabowo Siapkan Dua Kebijakan Strategis Perkuat Konservasi Satwa

Sementara itu, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memastikan pemulihan kawasan Tesso Nilo untuk area konservasi gajah berjalan dengan lancar dan aman.

Menurutnya, hal ini sejalan dengan atensi Presiden Prabowo Subianto untuk memulihkan populasi Gajah Sumatra di kawasan konservasi.

“Tadi disampaikan oleh Dinas Kehutanan Riau bahwa saat ini kawasan gajah yang populasinya sudah sangat sedikit ini tentunya harus diberikan habitatnya kembali, ruangnya kembali,” ujar Sigit.

Ia menyebut akan dilakukan pemulihan kembali lahan seluas 81 ribu hektar di kawasan Tesso Nilo untuk menjadi area konservasi Gajah Sumatera.

Baca Juga:  Presiden Prabowo Siapkan Dua Kebijakan Strategis Perkuat Konservasi Satwa

Di sisi lain, Kapolri memastikan seluruh jajaran akan terus menjaga dan menindak tegas pelaku kejahatan terhadap satwa hingga perusakan kawasan hutan.

Ia juga mengapresiasi langkah cepat Polda Riau dalam pengungkapan kasus kematian dan pencurian gading gajah yang sempat terjadi beberapa waktu lalu.

“Tolong dilakukan tindakan tegas sehingga populasi gajah yang tinggal sedikit ini betul-betul bisa tetap terjaga dan lestari dan kemudian wilayah konservasinya juga kemudian sesuai dengan populasi gajah sehingga bisa berkembang,” pungkasnya. (*/Divhum/A1)