Bicaraindonesia.id, Surabaya – Menyambut musim mudik dan arus balik Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, PT Kereta Api Indonesia (Persero) melalui Daerah Operasi 8 Surabaya mengingatkan masyarakat agar segera merencanakan perjalanan dan melakukan pemesanan tiket Lebaran lebih awal.
Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, mengatakan calon penumpang yang belum memperoleh tiket mudik maupun arus balik masih berpeluang mengatur perjalanan dengan moda transportasi kereta api yang aman, nyaman, dan tepat waktu.
“KAI Daop 8 Surabaya terus melakukan pemantauan secara intensif terhadap perkembangan penjualan tiket guna memastikan kebutuhan transportasi masyarakat dapat terpenuhi dengan optimal,” ujar Mahendro dalam keterangan tertulis dikutip pada Sabtu (21/2/2026).
Data terbaru menunjukkan, penjualan tiket kereta api jarak jauh periode Angkutan Lebaran 2026 telah mencapai 179.440 tiket atau sekitar 31 persen dari total kapasitas 561.528 tempat duduk yang disediakan.
Penjualan tersebut berlaku untuk jadwal keberangkatan mulai 11 Maret 2026 (H-10) hingga 1 April 2026 (H+10). Hingga kini, tren pembelian tiket masih terus meningkat seiring berjalannya masa penjualan.
Sejak 25 Januari 2026 pukul 00.00 WIB, KAI telah membuka pemesanan tiket hingga H-45 sebelum tanggal keberangkatan. Untuk tanggal favorit selama masa Angkutan Lebaran, 18 Maret 2026 (H-3) menjadi yang tertinggi dengan total penjualan mencapai 17.545 tiket.
Memasuki periode arus balik H+1 hingga H+10, tingkat okupansi tempat duduk juga mengalami kenaikan signifikan dan diperkirakan mencapai puncaknya menjelang akhir masa libur Lebaran.
Sejumlah rute favorit pelanggan dari wilayah Daop 8 Surabaya meliputi tujuan Yogyakarta, Semarang, Ketapang, Bandung, dan Jakarta.
Tingginya minat masyarakat ini mencerminkan besarnya kepercayaan terhadap layanan kereta api sebagai moda transportasi andalan selama periode mudik dan arus balik Lebaran.
Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang, KAI Daop 8 Surabaya melakukan pemantauan rutin terhadap tingkat okupansi serta memastikan kesiapan sarana dan prasarana.
Dari sisi operasional, KAI memastikan seluruh aspek keselamatan dan pelayanan telah dipersiapkan secara maksimal. Pemeriksaan sarana (rampcheck), kesiapan awak sarana perkeretaapian, peningkatan kebersihan stasiun dan kereta, hingga penguatan sistem pengamanan menjadi prioritas dalam menghadapi Angkutan Lebaran 2026.
Selain itu, KAI Daop 8 Surabaya juga mencatat tingginya minat masyarakat terhadap program diskon tarif 30 persen untuk kelas ekonomi komersial sebagai stimulus dari pemerintah selama periode Angkutan Lebaran 2026.
Hingga saat ini, tiket kereta api dengan diskon 30 persen telah terjual sebanyak 43.820 tempat duduk dan jumlah tersebut terus bertambah secara bertahap.
“KAI mengimbau masyarakat agar segera merencanakan perjalanan dan melakukan pemesanan lebih awal untuk mendapatkan jadwal serta kelas layanan sesuai kebutuhan,” tutup Mahendro. (*/Ark/A1)

Tinggalkan Balasan