Bicaraindonesia.id, Jayapura – Satgas Damai Cartenz memperkirakan jumlah anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, mencapai sekitar 200 orang.
Kepala Operasi Satgas Damai Cartenz, Faizal Rahmadani, menyampaikan bahwa ratusan anggota KKB tersebut tersebar dalam beberapa kelompok kecil di wilayah Yahukimo.
“Dari laporan yang diterima bahwa anggota KKB di Yahukimo tersebar dalam kelompok kecil dan sering melakukan aksi penyerangan dan penembakan,” ujar Faizal dalam pernyataan resmi dikutip pada Jumat (20/2/2026).
Ia mengungkapkan, sejak Januari 2026, telah terjadi 23 kasus kekerasan yang diduga dilakukan KKB, dengan pola serangan yang dinilai bertujuan menunjukkan eksistensi dan menarik perhatian.
Menurutnya, sasaran kekerasan tidak hanya aparat keamanan, tetapi juga warga sipil, termasuk pilot, sopir, serta pekerja pembangunan sekolah.
“Negara tidak boleh kalah oleh teror yang dilakukan KKB sehingga Satgas Damai Cartenz memastikan melakukan penegakan hukum yang dilakukan secara profesional, terukur, dan berbasis alat bukti, serta memberikan perlindungan kepada masyarakat sipil,” ujar Faizal.
Terkait proses hukum terhadap pelaku penembakan pesawat Smart Air di Korowai pada Rabu (11/2), Faizal menjelaskan bahwa langkah yang diambil dilakukan secara terintegrasi dengan pendekatan preventif dan preemtif untuk menjaga stabilitas keamanan di wilayah terdampak.
Ia menyebut bahwa Satgas Damai Cartenz tidak hanya berfokus pada pengejaran pelaku, tetapi juga memastikan rasa aman masyarakat serta kelancaran aktivitas penerbangan perintis.
“Pengamanan di lapangan terbang, penguatan patroli, serta koordinasi lintas satuan terus ditingkatkan agar ruang gerak kelompok bersenjata semakin terbatas,” pungkasnya. (*/Hum/A1)

Tinggalkan Balasan