Bicaraindonesia.id, Surabaya – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 8 Surabaya mencatat penjualan sebanyak 31.402 tiket Kereta Api Jarak Jauh (KAJJ) Reguler selama periode Angkutan Lebaran 2026.
Penjualan tersebut tercatat untuk jadwal keberangkatan 11 hingga 19 Maret 2026 dan masih menunjukkan tren peningkatan seiring berjalannya masa penjualan tiket Lebaran.
Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, mengatakan tingginya minat masyarakat mencerminkan kepercayaan pelanggan terhadap layanan kereta api sebagai moda transportasi mudik yang aman, nyaman, dan andal.
“Hingga 2 Februari 2026, KAI Daop 8 Surabaya mencatat sebanyak 31.402 tiket KA Jarak Jauh Reguler telah terjual untuk keberangkatan 11–19 Maret 2026,” ujar Mahendro dalam keterangan tertulis dikutip pada Selasa (3/2/2026).
“Angka ini diperkirakan masih akan terus bertambah seiring masyarakat mulai memantapkan rencana perjalanan mudik Lebaran,” imbuhnya.
Sejak 2 Februari 2026 pukul 00.00 WIB, KAI telah membuka pemesanan tiket hingga H-45 keberangkatan, sehingga pelanggan sudah dapat membeli tiket perjalanan hingga 19 Maret 2026 (H-2 Lebaran).
Untuk tanggal tersebut, tercatat 6.543 tiket telah terjual dan menjadikannya sebagai salah satu tanggal keberangkatan favorit pelanggan.
Sementara itu, pemesanan tiket untuk keberangkatan H-1 Lebaran atau 20 Maret 2026 akan mulai dibuka pada Selasa, 3 Februari 2026 pukul 00.00 WIB.
Dengan sistem penjualan tiket yang bersifat real time, KAI optimistis penjualan tiket Angkutan Lebaran 2026 akan terus meningkat dalam beberapa hari ke depan.
Berdasarkan data sementara, volume pelanggan tertinggi tercatat pada 18 Maret 2026 dengan 7.706 pelanggan, disusul 19 Maret 2026 sebanyak 6.543 pelanggan, serta 17 Maret 2026 sebanyak 5.971 pelanggan.
Adapun tiga stasiun dengan volume keberangkatan tertinggi di wilayah Daop 8 Surabaya yaitu Stasiun Surabaya Gubeng, Stasiun Surabaya Pasar Turi, dan Stasiun Malang.
Mahendro menambahkan, KAI memberikan fleksibilitas kepada pelanggan karena pemesanan tiket Angkutan Lebaran masih dapat dilakukan mulai H-1 hingga H+10 Lebaran.
“Kami mengimbau masyarakat untuk segera merencanakan perjalanan sejak dini agar dapat memperoleh tiket dan jadwal keberangkatan sesuai kebutuhan,” jelasnya.
Untuk memberikan kemudahan dan kenyamanan, KAI mengajak masyarakat membeli tiket melalui aplikasi Access by KAI, website kai.id, serta mitra resmi penjualan tiket KAI.
Apabila tiket pada relasi atau tanggal tertentu telah habis, pelanggan dapat memanfaatkan fitur Connecting Train sebagai alternatif perjalanan menggunakan kereta api persambungan. (*/Ark/A1)

Tinggalkan Balasan