Bicaraindonesia.id, Bondowoso – Musyawarah Kabupaten (Muskab) Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Bondowoso yang digelar pada Minggu (25/1/2026) di Gedung Disparbudpora dihadiri oleh 19 perguruan pencak silat.

Kegiatan ini menjadi momentum konsolidasi organisasi sekaligus persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur 2027 di Surabaya.

Ketua Harian Pengprov IPSI Jawa Timur, Hoslih Abdullah, menegaskan pentingnya peningkatan prestasi atlet pencak silat Bondowoso. Ia berharap Bondowoso mampu tampil maksimal dan meraih hasil terbaik di ajang Porprov mendatang.

Baca Juga:  Silaturahmi Ramadan Bareng KSPSI Jatim, Kapolri Ajak Buruh Jaga Persatuan

“Ke depan, Bondowoso harus lebih berprestasi dan menjadi yang terbaik di ajang Porprov,” ujar Cak Dullah, sapaan akrabnya.

Sementara itu, Ketua Pengkab IPSI Bondowoso periode 2022–2026, Sunargi, mengapresiasi soliditas dan kekompakan seluruh perguruan yang tergabung dalam IPSI Bondowoso.

Menurutnya, kebersamaan menjadi kunci utama dalam meningkatkan prestasi olahraga pencak silat.

“Keberhasilan kita tidak lepas dari kekompakan semua pihak. Saya berharap, dengan terus menjunjung kebersamaan, prestasi kita bisa terus ditingkatkan,” kata Sunargi.

Ketua Harian KONI Bondowoso, Putut Purba, mengingatkan pentingnya kedisiplinan dan komunikasi antar perguruan dalam pembinaan atlet.

Baca Juga:  IPIP Salurkan Santunan Ramadan untuk Marbot Masjid dan Penggali Kubur

Ia menilai pembinaan yang terstruktur selama ini telah membawa IPSI Bondowoso berkembang hingga memiliki 19 perguruan yang tergabung.

“Disiplin dan komunikasi yang baik adalah kunci sukses. Pembinaan yang terstruktur telah membawa IPSI Bondowoso hingga memiliki 19 perguruan yang tergabung,” tuturnya.

Putut juga menekankan pentingnya kerja sama antar perguruan serta menjaga semangat juang demi meraih medali pada Porprov 2027.

“Ke depan, mari kita jaga kedisiplinan dan bekerja sama untuk mencapai prestasi terbaik,” pungkas Putut. (*/Dap/A1)