Bicaraindonesia.id, Kota Serang – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto berencana mengumpulkan seluruh kepala daerah usai perayaan Tahun Baru 2026 untuk membahas penataan kota dan desa yang bersih, indah, dan asri.

Rencana tersebut disampaikan Presiden saat menghadiri Akad Massal 50.030 Unit Kredit Perumahan Rakyat (KPR) Sejahtera Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) dan Serah Terima Kunci Tahun 2025. Acara tersebut digelar secara hybrid di Perumahan Pondok Banten Indah, Kota Serang, Provinsi Banten, Sabtu (20/12/2025).

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menjaga kebersihan lingkungan, seiring dengan program bantuan perumahan bagi masyarakat.

“Nanti saya minta stakeholder juga bupati, gubernur, saya akan kumpulkan, sekarang, nanti bagaimana caranya, rumah, kita bantu rakyat tapi kita juga harus menjaga kebersihan: kebersihan desa, kebersihan kecamatan, kebersihan kabupaten, kebersihan provinsi,” ujar Presiden.

Baca Juga:  166 Sekolah Rakyat di 34 Provinsi Indonesia Diresmikan

Presiden menekankan kebersihan dan keindahan kota harus menjadi perhatian utama seluruh kepala daerah.

“Kota-kotanya harus bersih, harus asri, harus indah. Caranya bagaimana, nanti kita diskusikan. Jadi, kota-kota itu harus indah,” katanya.

Menurut Kepala Negara, kondisi lingkungan yang bersih sangat berkaitan dengan sektor pariwisata yang menjadi salah satu sumber devisa negara.

“Salah satu penghasil devisa uang yang paling bagus adalah pariwisata. Bagaimana kita berharap wisatawan asing datang ke Indonesia, kalau kota-kota kita kumuh, kalau desa-desa kita tidak bersih,” tegasnya.

Baca Juga:  SMA Taruna Nusantara Malang Diresmikan, Fokus Penguatan Iptek dan Karakter

Untuk itu, Presiden memastikan akan segera menggelar pertemuan dengan seluruh kepala daerah setelah pergantian tahun.

“Jadi, ini nanti habis tahun baru, saya akan kumpulkan semua bupati, wali kota, dan gubernur, kita brainstorming, kita rembuk, kita kumpulkan juga rektor sama dekan-dekan. Kita cari,” ujarnya.

Presiden juga mendorong keterlibatan kalangan akademisi dalam penataan wilayah dengan membentuk tim arsitektur di setiap daerah.

“Saya berharap tiap provinsi, ibu kota, tiap ibu kota kabupaten, ada tim arsitektur. Panggil dari semua fakultas, arsitektur-arsitektur, bantu bupati, bantu wali kota, bantu gubernur,” katanya.

Tim tersebut diharapkan mampu menyusun rencana induk pembangunan kota yang berorientasi pada kebersihan, keindahan, dan keberlanjutan lingkungan.

Baca Juga:  Jawa Timur Jadi Provinsi dengan Sekolah Rakyat Terbanyak se-Indonesia

“Bikin suatu master plan ibu kota provinsi, ibu kota kabupaten/kota, dan sebagainya. Bikin master plan kota yang bersih, yang indah, yang sangat asri. Nanti, luar biasa dampaknya,” lanjut Presiden.

Presiden Prabowo menyampaikan visi besarnya untuk menjadikan Indonesia sebagai negara yang indah dan membahagiakan rakyat.

“Kita ubah Indonesia menjadi beautiful, the beautiful Indonesia, itu yang kita inginkan, ya. Rakyat kita harus senyum,” ucapnya.

Menutup sambutannya, Presiden mengutip pesan dari gurunya mengenai makna kepemimpinan.

“Saya diberitahu oleh salah satu guru saya. Tugas pemimpin sebetulnya sangat sederhana. Tugas pemimpin adalah membuat ‘wong cilik iso gemuyu’, orang kecil bisa ketawa dan senyum. Itu artinya mereka hidup layak,” pungkasnya. (*/Pr/A1)