Bicaraindonesia.id, Surabaya Ajang legendaris Gerak Jalan Mojokerto-Surabaya (GJMS) 2025 resmi dibuka. Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Jawa Timur mulai membuka pendaftaran peserta secara online pada Kamis (30/10/2025) pukul 16.15 WIB.

Kepala Dispora Jawa Timur, M. Hadi Wawan Guntoro menyampaikan GJMS tahun ini mengusung tema “Perjalanan Waktu Menuju Gerbang Baru Nusantara”. Tema tersebut mencerminkan semangat transformasi dan inovasi tanpa meninggalkan nilai historis kegiatan tahunan yang sudah melekat di masyarakat.

“Tiap tahun, GJMS selalu bertransformasi tanpa mengurangi nilai sejarahnya. Tahun ini kami menghadirkan sentuhan teknologi dalam sistem penjurian berbasis digital yang terintegrasi,” ujar Hadi Wawan Guntoro dalam konferensi pers di Surabaya, Kamis (30/10/2025).

Baca Juga:  Ground Breaking SRRL Dimulai 2027, Didukung Jerman dan Uni Eropa

Dispora Jatim menghadirkan sejumlah pembaruan dalam penyelenggaraan GJMS 2025. Salah satunya adalah sistem penjurian digital berbasis aplikasi mobile yang dilengkapi fitur GPS tracking dan gamifikasi “misi perjuangan” untuk menambah semangat peserta.

Pendaftaran online dibuka mulai 30 Oktober hingga 14 November 2025. Sementara pendaftaran offline ditutup pada 14 November pukul 15.00 WIB.

GJMS 2025 akan menempuh rute Lapangan Surodinawan, Mojokerto, menuju Tugu Pahlawan, Surabaya, dengan lima pos tematik yang merepresentasikan perjalanan sejarah bangsa:

1. Zona I – Era Ke-Majapahitan
2. Zona II – Pra Kemerdekaan
3. Zona III – Kemerdekaan
4. Zona IV – Pasca Kemerdekaan
5. Zona V – Gerbang Baru Nusantara

Baca Juga:  Jawa Timur Jadi Provinsi dengan Sekolah Rakyat Terbanyak se-Indonesia

Menurut Hadi, kegiatan ini bukan hanya sekadar olahraga dan napak tilas perjuangan, tetapi juga memiliki nilai sport tourism yang memberi dampak ekonomi bagi masyarakat di sepanjang rute Mojokerto-Surabaya.

“Gerak jalan ini bisa menjadi sport tourism yang berdampak bagi warga di sepanjang zona yang dilalui,” jelasnya.

Dispora Jatim menargetkan lebih dari 5.000 peserta pada tahun ini, meningkat dibanding 4.320 peserta pada tahun sebelumnya.

Untuk memastikan pelaksanaan GJMS berjalan aman dan tertib, Dispora Jatim berkoordinasi dengan Polda Jatim, Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo), serta Polres di Mojokerto, Gresik, Sidoarjo, dan Surabaya. Selain itu, tim kesehatan juga disiagakan untuk memantau kondisi peserta selama kegiatan berlangsung.

Baca Juga:  Dukung Target Walkot Eri Cahyadi, PMI Surabaya Jemput Bola Donor Darah hingga Kampung

Pemberangkatan peserta dijadwalkan sekitar pukul 16.00 WIB, menunggu hasil koordinasi akhir dengan pihak kepolisian.

“Kami tetap melibatkan tim juri di lapangan meski sistemnya sudah digital. Selain itu, kami siapkan juga plan A dan plan B bersama Kominfo agar semua berjalan lancar,” pungkas Hadi. (*/Dap/A1)