BicaraIndonesia.id, Semarang – Presiden Prabowo Subianto membuka agenda Apel Kasatwil 2024 di Akademi Kepolisian (Akpol), Semarang, Jawa Tengah pada Rabu 11 Desember 2024.
Agenda ini dihadiri 571 pejabat Polri, termasuk Kapolda dan Kapolres dari seluruh Indonesia serta pejabat tinggi Mabes Polri.
Presiden Prabowo Subianto tiba di Akpol Semarang sekitar pukul 11.00 WIB menggunakan kendaraan dinas Maung Garuda Limousine.
Karo Penmas Divhumas Polri Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko menyampaikan bahwa apel ini adalah agenda rutin tahunan demi menghadapi tantangan tugas tahun depan.
Ia menegaskan bahwa Polri selalu berupaya memiliki kesiapan menghadapi berbagai tantangan yang akan mewarnai agenda nasional 2024.
“Agenda nasional 2024 tidak terlepas dari tantangan, seperti dinamika geopolitik, dampak perubahan iklim, perkembangan teknologi digital yang luar biasa, dan kondisi living with endemi pasca pandemi. Tantangan ini harus diwaspadai dan diantisipasi,” ujar Trunoyudo dalam keterangannya dikutip Selasa 11 Desember 2024.
Trunoyudo menyampaikan bahwa meskipun tantangan tersebut nyata, ada peluang besar yang bisa dimanfaatkan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional menuju visi Indonesia Emas 2045.
Ia menyatakan bahwa Polri dengan konsep Presisi yang diinisiasi oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo sejak 2021, akan terus memainkan peran strategis dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).
“Konsep Presisi menekankan pentingnya pendekatan pemolisian prediktif dengan menganalisis data dan metode cegah dini terhadap setiap gangguan keamanan,” kata dia.
“Hal ini dikombinasikan dengan responsibilitas dan transparansi berkeadilan, sehingga Polri mampu bertindak cepat, tepat, dan humanis,” imbuhnya.
Trunoyudo menegaskan peran Polri sebagai alat negara yang bertugas menjaga stabilitas politik, hukum, dan keamanan. Selama tahun 2024, Polri berkomitmen memastikan seluruh agenda nasional berjalan aman, tertib, dan lancar.
Polri bertekad untuk terus meningkatkan kapasitas dan kualitasnya dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat, sejalan dengan visi membangun Indonesia yang aman dan sejahtera.
“Stabilitas Kamtibmas adalah pondasi utama untuk mendukung kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Dengan keamanan yang terjaga, kita bisa mewujudkan stabilitas keamanan dalam negeri (Kamdagri) yang kokoh,” tandasnya. (Hum/Polri/A1)