Bicaraindonesia.id, Semarang – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) menyalurkan bantuan senilai Rp210 juta, untuk mempercepat penanganan pascabencana tanah gerak yang melanda Desa Padasari, Kecamatan Jatinegara, Kabupaten Tegal.
Hal itu dikatakan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi seusai menghadiri acara Outlook Ekonomi Soloraya 2026, di The Sunan Hotel, Rabu (4/2/2026).
“Sudah sekitar Rp210 juta, sudah kita geser ke lokasi tanah gerak. Bupati sudah melapor kepada saya bahwa bantuan sudah datang,” ujar Luthfi dalam keterangannya dikutip pada Kamis (5/2/2026).
Luthfi mengatakan, koordinasi antara Pemprov dan pemerintah daerah terus dilakukan melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Selain itu, kata dia, Bupati Tegal Ischak Maulana juga menyampaikan perkembangan kondisi di lapangan secara berkala.
“Kita juga lakukan pengecekan di lapangan. Tinggal nanti apakah akan dilakukan relokasi atau perbaikan. Itu akan kita rapatkan. Prinsipnya, bantuan sudah sampai di sana,” jelasnya.
Sebagai informasi, bencana tanah gerak di Desa Padasari terjadi sejak Minggu (1/2/2026) dan memuncak pada Senin (2/2/2026), akibat hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut selama beberapa hari. Peristiwa ini mengakibatkan kerusakan signifikan pada permukiman warga dan fasilitas umum.
Sebanyak 104 rumah warga dilaporkan rusak, dengan sekitar 80 rumah mengalami kerusakan berat hingga roboh. Bencana itu berdampak pada 150 kepala keluarga, atau sekitar 470 jiwa. Sebanyak 17 jiwa dari lima keluarga terpaksa mengungsi dan menempati SDN Padasari 01.
Tak hanya itu, infrastruktur desa seperti jalan desa dan kabupaten, jembatan, bendung irigasi, serta fasilitas pendidikan, keagamaan, dan kesehatan, termasuk Pondok Pesantren Al-Adalah, juga turut terdampak. Meski demikian, tidak ada laporan korban jiwa dalam kejadian ini. (*/Hms/C1)

Tinggalkan Balasan