Bicaraindonesia.id, Semarang – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah menyalurkan bantuan layanan internet satelit Starlink ke Provinsi Aceh guna mendukung pemulihan pascabencana banjir bandang yang terjadi pada November lalu. Bantuan ini diharapkan dapat mengatasi hambatan komunikasi akibat terputusnya akses di sejumlah wilayah terdampak di Tanah Rencong.
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menyampaikan, keberadaan layanan internet satelit sangat penting untuk menjaga kelancaran komunikasi di tengah keterbatasan akses jalur darat. Dengan begitu, koordinasi penyaluran bantuan lain seperti logistik dan layanan darurat dapat berjalan lebih optimal.
Bantuan tersebut berasal dari Asosiasi Pengusaha Jasa Internet Indonesia (APJII) Jawa Tengah yang menghibahkan sembilan unit perangkat Starlink kepada Pemprov Jateng.
Selanjutnya, perangkat itu dipinjamkan untuk mendukung pemulihan pascabencana di Aceh selama 12 bulan, termasuk pembiayaan layanan internet.
“Starlink kita geser ke sana (Aceh). Saya sudah koordinasi dengan gubernurnya, agar bisa dimanfaatkan di posko pengungsian sehingga komunikasi berjalan. Dan itu diperbantukan selama satu tahun,” ujar Luthfi dalam keterangan tertulis dikutip pada Jumat (2/1/2026).
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Jawa Tengah Agung Hariyadi menjelaskan, bantuan layanan internet dari Jawa Tengah ke Aceh bukan kali pertama dilakukan. Sebelumnya, penyedia jasa internet asal Jateng juga pernah memberikan dukungan serupa dan mendapat respons positif dari Pemprov Aceh.
“Bantuan tersebut diapresiasi. Jadi ini gayung bersambut. Ketika mereka dikasih satu, ternyata memang sangat dibutuhkan di sana. Lalu Pemprov Aceh bersurat kepada Pak Sekda Jateng, kemudian teman-teman memberi dukungan dan kita salurkan sementara ke sana,” paparnya.
Agung menambahkan, setelah masa pinjam pakai di Aceh berakhir, perangkat Starlink tersebut akan dimanfaatkan untuk penguatan akses internet di wilayah Jawa Tengah. Dengan skema ini, bantuan memiliki manfaat berkelanjutan bagi kedua daerah.
“Kita salurkan sementara di sana (Aceh) sembari infrastruktur permanen di sana dibangun,” imbuhnya.
Sementara itu, Sekretaris APJII Jawa Tengah Sarjiyanto berharap bantuan layanan internet satelit tersebut dapat membantu masyarakat Aceh dalam mempercepat proses pemulihan pascabencana. Ia juga menegaskan, perangkat Starlink nantinya tetap dapat dimanfaatkan oleh masyarakat Jawa Tengah.
“Kami pengusaha internet di Jawa Tengah menyumbangkan Starlink kepada Pemprov Jateng, untuk kemudian membantu layanan internet di lokasi bencana di Sumatera, khususnya Aceh,” pungkasnya. (*/Pr/C1)

Tinggalkan Balasan