Bicaraindonesia.id, Jakarta Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melakukan langkah antisipasi lonjakan penumpang angkutan umum menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026. Salah satunya dengan menyiapkan tujuh terminal untuk melayani angkutan Nataru 2025/2026.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta Syafrin Liputo, saat mendampingi Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meninjau kesiapsiagaan transportasi di Terminal Terpadu Pulo Gebang, Jakarta Timur, Jumat (19/12/2025).

Syafrin menyebutkan bahwa operasional akan dimaksimalkan di empat terminal utama dan tiga terminal bantuan untuk mengurai lonjakan penumpang.

“Di Jakarta terdapat empat terminal utama dalam rangka kesiapan angkutan Nataru, yaitu Terminal Terpadu Pulo Gebang, Terminal Kampung Rambutan, Terminal Kalideres, dan Terminal Tanjung Priok. Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang, kami juga menyiapkan tiga terminal bantuan, yaitu Terminal Muara Angke, Terminal Grogol, dan Terminal Lebak Bulus,” ujar Syafrin dalam keterangannya dikutip pada Minggu (21/12/2025).

Baca Juga:  Revitalisasi Taman Semanggi, Pemprov DKI Hadirkan RTH Tanpa Bebani APBD

Sementara itu, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyampaikan puncak arus keluar Jakarta pada periode Nataru 2025/2026 terjadi pada 20 Desember 2025.

“Pada 20 Desember diprediksi akan terjadi lonjakan penumpang yang cukup tinggi, hampir 5.000 penumpang per hari atau meningkat hampir 100 persen. Adapun proyeksi puncak arus balik ke Jakarta diperkirakan terjadi pada 4 Januari 2026,” ujar Pramono.

Untuk mendukung kenyamanan dan keselamatan penumpang, Terminal Terpadu Pulo Gebang telah dilengkapi berbagai fasilitas penunjang. Seperti di antaranya, masjid, toilet, kantin, ruang menyusui, taman bermain, pojok baca, penginapan, hingga pos kesehatan.

Baca Juga:  Selama Ramadan 1447 H, Satpol PP DKI Kerahkan 80 Personel Awasi Tempat Hiburan

Selain itu, seluruh pengemudi bus wajib menjalani pemeriksaan kesehatan, termasuk tes darah dan urine, sebelum berangkat.

“Yang paling penting selama menyambut Nataru ini kami melaksanakan ramp check secara terus-menerus mulai 19 November hingga 5 Januari di terminal-terminal utama,” kata Pramono.

Pramono berharap pelaksanaan libur Nataru menggunakan bus dari Jakarta bisa berjalan lancar. “Tidak terjadi penumpukan kemacetan, dan para pemudik dapat menikmati perjalanan,” tuturnya.

Adapun kesiapan armada bus selama periode angkutan Nataru 2025/2026 meliputi:

  • Terminal Terpadu Pulo Gebang: 1.057 unit bus
  • Terminal Kampung Rambutan: 1.175 unit bus
  • Terminal Kalideres: 567 unit bus
  • Terminal Tanjung Priok: 274 unit bus
Baca Juga:  DPR RI Setujui Hibah Kapal Patrol Boat dari Jepang untuk TNI AL

Selain di terminal utama, Dishub DKI Jakarta juga melakukan ramp check kendaraan angkutan umum di sejumlah kawasan wisata, seperti Ancol, Kota Tua, Monas, Ragunan, dan TMII, pada 24 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026.

Untuk mendukung kelancaran layanan transportasi dan pengaturan lalu lintas, sebanyak 2.750 personel dikerahkan selama periode libur Nataru. (*/Pr/C1)