Bicaraindonesia.id, Surabaya Arema FC Women tampil perkasa pada pekan ketiga Hydro Plus Soccer League 2025-2026. Dalam laga yang digelar di Lapangan Bogowonto, Surabaya, Sabtu (8/11/2025), tim Singo Edan Putri menggulung Star Generation dengan skor telak 11-0.

Sejak peluit awal dibunyikan, pertandingan berjalan timpang. Arema FC Women mendominasi jalannya laga, menunjukkan kualitas teknik, kerja sama, dan organisasi permainan yang jauh lebih matang dibanding lawannya asal Surabaya tersebut.

Pelatih Arema FC Women, Nanang Habibi, mengungkapkan kemenangan besar ini merupakan hasil dari persiapan matang yang dilakukan sejak pra-musim.

“Kita kombinasikan pemain dari berbagai SSB dan akademi internal Arema. Anak-anak potensial kita wadahi untuk bisa naik ke level berikutnya,” ujar Nanang usai pertandingan.

Menurutnya, pembentukan skuad Arema FC Women U-15 sudah dilakukan sejak tiga bulan lalu melalui pemusatan latihan di Semarang, tempat Akademi Arema FC Women bernaung.

Baca Juga:  Gratis! Bazar Ranmor Polrestabes Surabaya Kembalikan 117 Motor Curian

“Home base akademi memang di Semarang karena peluang pengembangan pemain wanita di Jawa Tengah cukup tinggi. Tapi pemain kita berasal dari berbagai daerah, termasuk Jawa Timur,” jelasnya.

Saat ini Arema FC Women telah bekerja sama dengan sekitar 15 Sekolah Sepak Bola (SSB) dan menurunkan 25 pemain untuk kompetisi musim ini.

Menjelang bergulirnya liga, para pemain menjalani latihan intensif selama dua bulan dengan empat sesi latihan setiap pekan, masing-masing berdurasi dua jam.

“Target utama kami tentu prestasi. Tapi lebih dari itu, liga ini menjadi wadah bagi pemain muda untuk berkembang dan berkompetisi secara profesional,” tambah Nanang.

Kemenangan telak 11-0 tersebut semakin menegaskan posisi Arema FC Women sebagai salah satu tim unggulan di Hydro Plus Soccer League 2025-2026. Hasil ini juga menjadi bukti nyata kebangkitan sepak bola wanita di Indonesia.

Baca Juga:  Satres PPA-PPO Dibentuk, Surabaya Perkuat Perlindungan Anak dan Perempuan

Salah satu pemain yang mencuri perhatian dalam laga tersebut adalah Kesya Arabela Manisyanian, penyerang muda yang kini memimpin daftar top skor sementara liga.

Pemain kelahiran Jayapura, 6 November 2012 ini tampil memukau dengan kecepatan dan insting gol tajamnya.

Kesya mengisahkan perjalanan kariernya yang berawal dari SSB Volta Jayapura sebelum bergabung dengan Arema FC Women.

“Awalnya ikut program Mic Life. Pindah ke Malang karena di sini sepak bola perempuan lebih berkembang. Di Papua kan masih jarang ada liga-liga untuk cewek,” tutur Kesya.

Datang jauh dari tanah Papua tanpa keluarga, Kesya tetap bersemangat meniti karier sepak bola di Malang.

“Awalnya berat juga, kangen keluarga. Tapi sekarang senang karena bisa sampai di sini dan banyak yang dukung,” ucapnya sambil tersenyum.

Baca Juga:  Surabaya Raih UHC Awards 2026, Kepesertaan JKN Tembus 99,81 Persen

Pemain yang mengidolakan Kylian Mbappé dan Boaz Solossa ini memiliki dua target besar pada musim ini: menjadi top skor dan membawa Arema FC Women meraih gelar juara.

“Targetnya top skor dan juara bareng tim. Liga ini bagus banget buat pemain cewek biar makin berkembang, bukan cowok aja yang bisa main bola,” katanya.

Meski baru berusia 13 tahun, Kesya sudah pernah mengikuti seleksi Timnas KU-16, namun belum bisa tampil karena terbentur regulasi usia.

“Waktu itu sudah dipanggil, tapi enggak bisa main karena umurnya belum cukup. Tapi enggak apa-apa, masih banyak waktu buat terus berjuang,” ujarnya.

Sebelum setiap pertandingan, Kesya selalu menyempatkan diri berdoa dan menghubungi orang tuanya di Jayapura.

“Mama sama Bapak selalu pesan supaya rajin latihan dan jangan lupa berdoa,” tuturnya. (*/Dap/A1)