Bicaraindonesia.id, Sidoarjo – Deltras FC menatap musim kompetisi 2026 dengan target meraih prestasi. Manajemen The Lobster menegaskan tidak ada ruang bagi pemain yang gagal memenuhi ekspektasi, termasuk pemain asing.

Presiden Deltras FC, Deddy Adrianto Wibowo, mengatakan klub tidak ingin sekadar menjalani kompetisi. Fokus utama musim ini adalah mengumpulkan kemenangan sebanyak mungkin demi mencapai hasil terbaik.

“Kita tidak main-main. Di musim kali ini manajemen sangat ingin fokus meraih prestasi, kita meraih kemenangan,” tegas Deddy, Minggu (6/9/2026).

Sebagai bentuk keseriusan, Deltras melakukan evaluasi terhadap komposisi pemain asing sebelum kompetisi dimulai. Dua pemain asing yang sebelumnya telah diperkenalkan melalui media sosial diputuskan untuk diganti karena dinilai belum memenuhi kebutuhan tim.

Menurut Deddy, keputusan tersebut merupakan bagian dari upaya membangun skuad yang benar-benar kompetitif.

“Kalau memang pemain asing sekalipun dia tidak perform, ya kita ganti. Karena kita ingin menang di musim ini,” ujarnya.

Sementara itu, Rian Lopes tetap dipertahankan karena dinilai menunjukkan kualitas yang baik. Deltras juga merekrut striker Mossi Nasari yang memiliki pengalaman bermain di Liga 1 untuk memperkuat lini depan.

Baca Juga:  Midtown Hotels Bekali Warga Binaan Surabaya Keterampilan Meracik Kopi

Target sapu bersih laga kandang

Manajemen Deltras memasang target tinggi pada putaran pertama dengan membidik kemenangan penuh dalam setiap pertandingan kandang di Stadion Gelora Delta Sidoarjo.

“Saya penginnya di putaran pertama ini kita akan sapu bersih. Mudah-mudahan di putaran kedua kita bisa melanjutkan prestasi kita untuk menang dan menang dan menang,” kata Deddy.

Keuntungan bermain di Gelora Delta juga dinilai menjadi modal penting. Selain sudah mengenal karakter lapangan, Deltras berpotensi memanfaatkan situasi karena sejumlah klub Jawa Timur juga dijadwalkan bertanding di kawasan yang sama.

“Ini merupakan sebuah keuntungan buat Deltras karena kita biasa main di sini. Mudah-mudahan kita bisa mendapatkan sapu bersih di putaran pertama,” tuturnya.

Usung semangat “Kembali ke Hati Darjo”

Selain pembenahan skuad, Deltras FC memperkenalkan konsep musim baru bertajuk Kembali ke Hati Darjo sebagai upaya mempererat hubungan dengan masyarakat Sidoarjo.

Baca Juga:  Khofifah Pimpin Pembaretan 1.334 Taruna-Taruni Jawa Timur

Deddy menegaskan Deltras merupakan klub yang lahir dan tumbuh bersama masyarakat, sehingga keterlibatan suporter menjadi bagian penting dalam perjalanan tim.

“Kita memang menghadirkan kembali Deltras ke tengah-tengah masyarakat. Kita kembali ke hati Darjo, artinya kembali ke masyarakat, mendekat ke masyarakat, karena sejatinya klub ini adalah milik masyarakat Sidoarjo,” katanya.

Manajemen juga berencana menggelar pertemuan rutin dengan Delta Mania untuk menampung berbagai masukan, termasuk terkait harga maupun sistem penjualan tiket, sekaligus meningkatkan kenyamanan suporter saat menyaksikan pertandingan di Gelora Delta.

Dalam peluncuran musim baru yang digelar di depan Pendopo Alun-Alun Sidoarjo, Deltras turut memperkenalkan dua maskot anyar, Cak Logan dan Cak Lilo.

Keduanya mengusung karakter lobster sebagai simbol kekuatan, ketangguhan, dan solidaritas klub. Cak Logan hadir sebagai sosok tegas dan berjiwa kepemimpinan, sedangkan Cak Lilo tampil lebih ceria agar dekat dengan kalangan anak-anak.

Baca Juga:  Resmi Pimpin Polda Jatim, Irjen Pol Dekananto Ungkap Prioritas Utamanya

Maskot tersebut tidak hanya akan hadir saat pertandingan, tetapi juga diproyeksikan menjadi duta klub dalam berbagai kegiatan sosial serta program pembinaan sepak bola.

Deltras juga mulai memberikan perhatian lebih besar terhadap pengembangan akademi sebagai investasi jangka panjang. Manajemen menilai Sidoarjo memiliki potensi talenta muda yang besar dan perlu dibina secara lebih serius.

“Kita melihat potensi di Sidoarjo sebenarnya tinggi. Sebelumnya belum digarap dengan serius, tapi musim ini kita akan mencoba mengembangkan lebih serius lagi,” ujar Deddy.

Klub membuka peluang kerja sama dengan boarding school maupun sekolah lainnya agar pemain muda dapat mengembangkan karier sepak bola tanpa mengabaikan pendidikan. Program tersebut diharapkan menjadi jalur pembinaan menuju Elite Pro Academy hingga tim utama.

Dengan perombakan pemain asing, target kemenangan di putaran pertama, peluncuran identitas baru, serta penguatan akademi, Deltras FC menegaskan ambisinya untuk tampil lebih kompetitif pada musim 2026. (*/Dap/A1)