Bicaraindonesia.id, Surabaya TNI Angkatan Laut (TNI AL) bersama Philippine Navy memperkuat koordinasi dalam menjaga keamanan wilayah perbatasan laut Indonesia dan Filipina melalui pelaksanaan 3rd Leg Coordinated Patrol (CORPAT) PHILINDO 2026.

Kegiatan tersebut melibatkan KRI Selar-879 yang berada di bawah Kendali Operasi (BKO) Guspurla Koarmada II bersama BRP Artemio Ricarte (PS-37) Philippine Navy. Keduanya melaksanakan rangkaian serial latihan pada Kamis (27/8/2026).

Rangkaian kegiatan diawali dengan Commcheck, Publication Exercise, dan TACMAN Non-Maneuvering. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penyampaian speech oleh Commanding Officer BRP Artemio Ricarte (PS-37) dan Komandan KRI Selar-879.

Setelah itu, kedua kapal melaksanakan patroli bersama di area perbatasan. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari koordinasi operasional antara TNI AL dan Philippine Navy dalam menjaga keamanan wilayah perairan kedua negara.

Komandan Gugus Tempur Laut Koarmada II, Laksamana Pertama (Laksma) TNI Endra Hartono, mengatakan patroli bersama tersebut merupakan wujud nyata komitmen kedua negara dalam menjaga stabilitas dan keamanan kawasan perairan perbatasan Indonesia dan Filipina.

“Patroli bersama ini merupakan wujud nyata dari komitmen bersama dalam menjaga stabilitas dan keamanan kawasan perairan perbatasan Indonesia dan Filipina,” ujar Laksma TNI Endra dalam siaran tertulisnya dikutip Bicaraindonesia.id pada Sabtu (29/8/2026).

Pelaksanaan 3rd Leg CORPAT PHILINDO 2026 juga menjadi bagian dari diplomasi maritim antara Indonesia dan Filipina.

Kegiatan tersebut tidak hanya mempererat hubungan dan kerja sama kedua Angkatan Laut, tetapi juga meningkatkan kesiapsiagaan operasional serta profesionalisme prajurit.

Melalui patroli bersama tersebut, TNI AL dan Philippine Navy memperkuat sinergi dalam menjaga keamanan, stabilitas, dan kedaulatan wilayah perbatasan laut kedua negara. (*/Pen2/A1)