Bicaraindonesia.id, Surabaya – Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri menyampaikan lima pesan kepada kader PDIP di Jawa Timur. Pesan tersebut mencakup pentingnya meneladani perjuangan Bung Karno, meningkatkan kapasitas generasi muda, hingga memperkuat kerja partai di akar rumput.

Lima pesan tersebut disampaikan Megawati saat menghadiri konsolidasi internal DPD PDI Perjuangan Jawa Timur di Hotel Vasa Surabaya, Minggu (23/8/2026) sore.

Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan konsolidasi tersebut digelar setelah proses konsolidasi pasca-Kongres VI PDIP melalui pembentukan PAC, ranting, dan anak ranting.

“Dengan demikian setelah PAC dan ranting terbentuk, dikonsolidasikan oleh Ibu Ketua Umum, Ibu Megawati Soekarnoputri,” kata Hasto saat memberikan keterangan pers kepada awak media, Minggu (23/8/2026).

Pesan pertama: meneladani sejarah perjuangan Bung Karno

Hasto menuturkan pesan pertama Megawati berkaitan dengan sejarah perjuangan Bung Karno di Jawa Timur. Menurutnya, Jawa Timur memiliki rekam jejak penting dalam perjalanan hidup dan perjuangan Bung Karno.

“Beliau mengingatkan yang pertama bahwa Jawa Timur penuh dengan rekam jejak sejarah Bung Karno. Beliau lahir di Surabaya, kemudian Kota Blitar, dan bersekolah di Mojokerto, kemudian ke Surabaya kembali,” ungkap Hasto.

Baca Juga:  Khofifah Bagikan 1.000 Kacamata Gratis untuk Guru PAUD hingga TPQ

Megawati juga mengingatkan proses pembentukan nasionalisme Bung Karno ketika berguru kepada Haji Oemar Said (HOS) Tjokroaminoto di Surabaya.

“Dan Ibu Mega mengingatkan bahwa dari gemblengan Bung Karno di tempat Haji Oemar Said Tjokroaminoto, Bung Karno menyatakan bahwa Surabaya adalah dapurnya nasionalisme. Sehingga ini menjadi pelajaran yang sangat penting termasuk bagi anak-anak muda,” katanya.

Pesan kedua: generasi muda perlu meneladani pendiri bangsa

Pesan kedua ditujukan kepada generasi muda. Menurut Hasto, Megawati meminta anak-anak muda meneladani perjuangan dan pemikiran para pendiri bangsa.

“Untuk itu, Ibu Mega pesan yang kedua bahwa anak-anak muda hendaknya meneladani perjuangan dan pemikiran legacy para pendiri bangsa,” kata Hasto.

Hasto mengatakan Bung Karno telah berjuang sejak usia muda dan menempa dirinya sebagai pemimpin dari kalangan rakyat biasa.

Baca Juga:  Midtown Hotels Bekali Warga Binaan Surabaya Keterampilan Meracik Kopi

“Bung Karno di tempat ini (Surabaya) berjuang sejak usia 15 tahun, sejak usia muda. Dan Ibu Mega mengingatkan bahwa Bung Karno menggembleng diri menjadi pemimpin itu dari kalangan rakyat biasa. Bahkan sebagai seorang pemuda yang miskin tetapi memiliki semangat yang menyala-nyala,” ujarnya.

Pesan ketiga: perkuat intelektualitas dan kepemimpinan

Pesan ketiga berkaitan dengan pengembangan intelektualitas dan kepemimpinan generasi muda. Megawati mendorong anak-anak muda untuk mengembangkan kemampuan intelektual dan menerapkannya dalam menghadapi persoalan bangsa.

“Pesan yang ketiga dari Ibu Ketua Umum agar anak-anak muda juga mengembangkan intelektualitasnya, intelektual leadership dan kemudian dibumikan di dalam berbagai persoalan bangsa, sehingga akan dibangun suatu dialektika pemikiran untuk merumuskan arah masa depan,” jelas Hasto.

Pesan keempat: kader PDIP diminta turun ke akar rumput

Pesan keempat berkaitan dengan peran kader menghadapi berbagai persoalan masyarakat. Hasto menyebut Megawati meminta jajaran partai turun langsung ke akar rumput.

Baca Juga:  Resmi Pimpin Polda Jatim, Irjen Pol Dekananto Ungkap Prioritas Utamanya

“Pesan yang keempat bahwa di tengah berbagai persoalan-persoalan moneter, fiskal, sektor riil, sulitnya mencari lapangan pekerjaan, maka seluruh jajaran partai harus turun ke bawah, memperkuat akar rumput, memperkuat komunikasi politik dan terus menjalankan fungsi-fungsi partai politik,” ujar Hasto.

Menurut Hasto, fungsi partai tersebut antara lain rekrutmen, pendidikan politik, kaderisasi, serta memastikan kebijakan publik yang dihasilkan sesuai dengan harapan rakyat.

“Seperti rekrutmen, pendidikan politik, kaderisasi, dan juga bagaimana agar kebijakan publik yang dihasilkan partai betul-betul sesuai dengan harapan rakyat,” katanya.

Pesan kelima: perkuat solidaritas sosial

Pesan kelima yang disampaikan Megawati adalah memperkuat solidaritas sosial. Hasto mengatakan semangat gotong royong, kemanusiaan, dan keadilan harus terus menjadi pegangan kader PDIP.

“Maka mengapa PDI Perjuangan terdepan di dalam membantu korban bencana alam. Tadi Ibu juga menyampaikan spirit gotong-royong, kemanusiaan, dan keadilan itu harus terus menyala di dada setiap kader partai,” tutup Hasto. (*/An/A1)