Bicaraindonesia.id, Semarang Sebanyak 4.817 lowongan kerja tersedia dalam gelaran bursa kerja atau job fair dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Tengah. Kegiatan tersebut digelar pada 20-21 Agustus 2026 di halaman Kantor Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Jawa Tengah.

Job fair yang menghadirkan puluhan perusahaan itu dipadati pencari kerja sejak Kamis (20/8/2026). Sebagian pelamar membawa berkas lamaran, sementara lainnya mencari informasi perusahaan dan lowongan melalui telepon seluler.

Setidaknya 5.800 pencari kerja telah mendaftar melalui aplikasi milik Disnakertrans Jawa Tengah untuk mengikuti kegiatan tersebut.

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mengatakan, job fair menjadi jembatan antara kebutuhan perusahaan dan masyarakat yang sedang mencari pekerjaan.

Baca Juga:  Komdigi dan BP2MI Turunkan 7.908 Iklan Loker Luar Negeri Fiktif

Menurut dia, kegiatan tersebut memberikan keuntungan bagi kedua belah pihak. Perusahaan dapat memperoleh tenaga kerja sesuai kebutuhan, sedangkan pencari kerja mempunyai akses lebih luas terhadap lowongan yang tersedia.

“Di satu sisi, perusahaan bisa mendapatkan tenaga kerja profesional. Di sisi lain, masyarakat bisa tertampung dari mana pun asalnya. Namun, yang terpenting adalah profesional,” ujar Luthfi dalam keterangannya dikutip Bicaraindonesia.id pada Kamis (20/8/2026).

Luthfi menilai peluang kerja di Jawa Tengah masih terbuka lebar. Namun, kompetensi pencari kerja harus terus ditingkatkan agar sesuai dengan kebutuhan perusahaan.

Kepala Disnakertrans Jawa Tengah Ahmad Aziz mengatakan, job fair secara tatap muka tetap diminati meskipun informasi lowongan dapat diakses secara daring melalui platform Ayo Kerjo selama 24 jam.

Baca Juga:  Komdigi dan BP2MI Turunkan 7.908 Iklan Loker Luar Negeri Fiktif

“Berdasarkan pengalaman selama ini, job fair yang konvensional atau offline seperti ini masih banyak diminati. Mereka bisa bertemu langsung dengan pihak perusahaan, mendalami kondisi kerjanya seperti apa, jabatannya seperti apa, dan lain sebagainya,” ujarnya.

Sebanyak 40 perusahaan menempati stan yang tersedia dalam kegiatan tersebut. PT Kawasan Industri Kendal juga hadir dengan membawa delapan perusahaan, sehingga total perusahaan yang membuka kesempatan kerja mencapai 48 perusahaan.

Lowongan yang ditawarkan berasal dari berbagai sektor, mulai dari manufaktur, agrikultur dan alat berat, industri makanan dan jamu, kesehatan dan farmasi, keuangan, pariwisata dan perhotelan, hingga ritel.

Baca Juga:  Komdigi dan BP2MI Turunkan 7.908 Iklan Loker Luar Negeri Fiktif

Job fair tersebut juga semakin inklusif karena membuka kesempatan bagi penyandang disabilitas. Sejumlah lowongan telah dikurasi dan secara khusus dapat dilamar oleh pencari kerja disabilitas.

Pemprov Jawa Tengah berharap pembukaan kesempatan kerja dapat mengimbangi pertumbuhan angkatan kerja. Pada Februari 2026, jumlah angkatan kerja di Jawa Tengah mencapai 22,33 juta orang, atau bertambah sekitar 455 ribu orang dibandingkan tahun sebelumnya.

Sementara itu, realisasi investasi Jawa Tengah pada semester pertama 2026 mencapai Rp59,94 triliun dan menyerap 213.217 tenaga kerja. (*/Hms/C1)