Bicaraindonesia.id, Jakarta – Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Kemenko Polkam) bersama Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas RI) memperkuat sinergi di bidang perpustakaan melalui penandatanganan Kesepahaman Bersama.
Kerja sama tersebut diarahkan untuk meningkatkan kualitas layanan informasi, pengelolaan pengetahuan, serta pengembangan sumber daya perpustakaan di lingkungan kedua institusi. Kesepahaman Bersama ditandatangani di Jakarta, Rabu (19/8/2026).
Kesepahaman Bersama tersebut ditandatangani oleh Sekretaris Kemenko Polkam (Sesmenko Polkam) Letjen TNI Mochammad Hasan dan Sekretaris Utama Perpusnas RI Joko Santoso.
Dalam kesempatan tersebut, Sesmenko Polkam menyampaikan bahwa perpustakaan memiliki peran strategis dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia yang unggul, berpengetahuan, dan berdaya saing.
“Bagi Kemenko Polkam, keberadaan perpustakaan tidak hanya menjadi sarana penyedia bahan bacaan, tetapi juga bagian penting dalam mendukung pelaksanaan tugas kementerian,” ujar Sesmenko Hasan dalam siaran tertulisnya dikutip Bicaraindonesia.id pada Kamis (20/8/2026).
Menurutnya, kerja sama Kemenko Polkam dan Perpusnas RI yang telah terjalin melalui Nota Kesepahaman sejak 24 Oktober 2023 telah memberikan manfaat nyata dalam meningkatkan tata kelola perpustakaan dan layanan informasi di lingkungan Kemenko Polkam.
Kerja sama tersebut dinilai semakin penting seiring meningkatnya kebutuhan terhadap informasi yang akurat, relevan, dan mudah diakses untuk mendukung pelaksanaan tugas kementerian.
“Ketersediaan bahan pustaka, kemudahan akses informasi, serta pengelolaan pengetahuan yang baik dibutuhkan untuk meningkatkan kualitas kajian dan analisis dalam penyusunan rekomendasi kebijakan di bidang politik dan keamanan,” imbuh Sesmenko Hasan.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Perpusnas RI atas sinergi yang telah terbangun selama ini. Menurutnya, penguatan kemitraan kedua institusi diharapkan dapat meningkatkan kualitas pengelolaan perpustakaan, memperluas akses terhadap sumber informasi, serta membangun ekosistem pengetahuan yang mendukung pelaksanaan tugas pemerintahan secara lebih optimal.
Sementara itu, Sekretaris Utama Perpusnas RI Joko Santoso menjelaskan bahwa Perpusnas RI terus memperkuat perannya dalam menghimpun, mengelola, melestarikan, dan menyediakan sumber pengetahuan bagi masyarakat maupun instansi pemerintah.
“Sejumlah program strategis yang dikembangkan meliputi penguatan budaya baca dan kecakapan literasi, transformasi perpustakaan berbasis inklusi sosial, literasi digital, serta pelestarian dan pemanfaatan naskah Nusantara,” pungkasnya. (*/Pr/A1)

Tinggalkan Balasan