Bicaraindonesia.id, Surabaya Yayasan Perkumpulan Bhakti Sosial Pintu Mas Surabaya menyerahkan 2.500 paket tas sekolah dan alat tulis untuk anak-anak di Papua. Bantuan tersebut disalurkan melalui Satgas Bantuan Operasi Damai Cartenz-2026 untuk kemudian didistribusikan kepada anak-anak yang membutuhkan.

Penyerahan bantuan berlangsung di Kantor Yayasan Perkumpulan Bhakti Sosial Pintu Mas Surabaya, Kamis (13/8/2026). Bantuan diserahkan langsung oleh Ketua Yayasan Perkumpulan Bhakti Sosial Pintu Mas Surabaya, Ibu Vivian Fan, kepada Kasatgas Bantuan Operasi Damai Cartenz-2026, Kombes Pol. Bambang Widiyatmoko.

Baca Juga:  Penduduk Surabaya Tembus 3 Juta, DPRD Kaji Tambah 5 Kursi

Sebanyak 2.500 paket bantuan tersebut terdiri atas tas sekolah dan alat tulis. Khusus bantuan alat tulis, pengiriman telah dilakukan dan saat ini dalam proses menuju Timika untuk selanjutnya didistribusikan kepada anak-anak penerima manfaat.

Kasatgas Bantuan Operasi (Banops) Damai Cartenz-2026, Kombes Pol. Bambang Widiyatmoko mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian bersama terhadap kebutuhan pendidikan anak-anak Papua.

“Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian bersama untuk membantu memenuhi kebutuhan pendidikan anak-anak di Papua. Untuk bantuan alat tulis, pengiriman telah dilakukan dan saat ini dalam proses menuju Timika untuk selanjutnya didistribusikan kepada anak-anak penerima manfaat,” ujar Kombes Pol. Bambang dalam keterangan tertulisnya dikutip pada Jumat (14/8/2026).

Baca Juga:  Pakar ITS Sarankan Surabaya Pasang Alat Pantau Pergerakan Sesar

Sementara itu, Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Irjen Pol Faizal Ramadhani menyampaikan apresiasi kepada Yayasan Perkumpulan Bhakti Sosial Pintu Mas Surabaya atas kepedulian terhadap pendidikan anak-anak Papua.

“Kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Yayasan Pintu Mas Surabaya yang telah memberikan perhatian terhadap kebutuhan pendidikan anak-anak Papua. Bantuan ini akan kami dukung proses penyalurannya agar dapat diterima oleh anak-anak yang membutuhkan dan memberikan manfaat secara langsung,” ujar Faizal.

Menurut Faizal, dukungan terhadap pendidikan tidak hanya berkaitan dengan pemenuhan perlengkapan sekolah, tetapi juga menunjukkan perhatian bersama terhadap masa depan generasi muda Papua.

Baca Juga:  Polisi Selidiki Penembakan 3 Pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya

“Kolaborasi seperti ini menunjukkan bahwa kepedulian terhadap masyarakat dapat dilakukan bersama. Kami berharap bantuan ini dapat menjadi penyemangat bagi anak-anak untuk terus belajar dan meraih cita-cita,” pungkasnya. (*/Hum/A1)