Bicaraindonesia.id, Surabaya – DPD Partai Demokrat Jawa Timur mulai memanaskan mesin organisasi untuk menghadapi Pemilu 2029. Langkah tersebut ditandai dengan pelaksanaan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Badan Pembinaan Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan (BPOKK) serta Badan Pembinaan Jaringan Konstituen (BPJK) yang digelar di Surabaya, Rabu (5/8/2026).
Rakerda diikuti 76 peserta yang mewakili 38 kabupaten/kota di Jawa Timur. Forum ini menjadi titik awal konsolidasi organisasi sekaligus penyusunan strategi pemenangan sejak dini.
Plt Sekretaris DPD Partai Demokrat Jawa Timur, Mugianto, mengatakan Rakerda menjadi momentum untuk menyatukan langkah seluruh pengurus dalam memperkuat struktur partai sekaligus meningkatkan kapasitas kader di daerah.
“Kami mengumpulkan seluruh BPOKK dan BPJK se-Jawa Timur untuk diberikan pembekalan sekaligus melakukan rapat koordinasi mengenai program kerja ke depan,” ujar Mugianto dalam keterangan tertulis dikutip pada Jumat (7/8/2026).
Melalui BPOKK, Partai Demokrat Jatim akan mempercepat konsolidasi organisasi dengan melengkapi kepengurusan hingga tingkat ranting dan anak ranting. Struktur organisasi yang solid dinilai menjadi fondasi penting dalam menghadapi kontestasi politik mendatang.
Di sisi lain, BPJK mendapatkan pembekalan mengenai strategi memperluas jaringan konstituen melalui pendekatan kepada berbagai elemen masyarakat. Para peserta dibekali metode komunikasi politik, penyampaian visi dan misi partai, hingga strategi memperkenalkan gagasan Partai Demokrat secara lebih luas.
“BPJK akan bergerak membangun komunikasi dengan kelompok-kelompok masyarakat, menyampaikan visi dan misi partai serta mengenalkan berbagai gagasan Demokrat agar semakin banyak masyarakat yang tertarik dan memberikan dukungan,” katanya.
Selain memperkuat organisasi, Demokrat Jawa Timur juga mulai menyiapkan perangkat pemenangan sejak awal. Salah satu fokusnya adalah pemetaan kebutuhan saksi di setiap Tempat Pemungutan Suara (TPS) agar seluruh titik dapat terisi secara optimal saat Pemilu 2029.
“Kami ingin seluruh struktur partai mulai tingkat cabang, ranting hingga anak ranting segera lengkap. Setelah itu kami akan menyiapkan calon saksi di setiap TPS agar seluruh kebutuhan organisasi dan pemenangan dapat terpenuhi,” imbuhnya.
Penguatan organisasi juga akan diiringi dengan pemenuhan keterwakilan perempuan sesuai amanat peraturan perundang-undangan. Bahkan, Demokrat Jawa Timur menargetkan komposisi perempuan dalam kepengurusan dapat melampaui batas minimal 30 persen.
Dalam pembekalan tersebut, kader baru juga mendapatkan pemahaman mengenai ideologi partai, garis komando organisasi, hingga arah perjuangan Partai Demokrat agar memiliki kesamaan visi dalam menjalankan tugas politik di daerah.
Respons Positif terhadap AHY Dinilai Jadi Modal Konsolidasi
Mugianto menilai meningkatnya respons positif masyarakat terhadap Ketua Umum Partai Demokrat yang juga Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menjadi modal penting untuk memperkuat konsolidasi partai di Jawa Timur.
Menurutnya, berbagai kunjungan kerja AHY ke Jawa Timur mendapat sambutan baik dari masyarakat dan menjadi energi positif bagi kader untuk memperluas basis dukungan.
“Alhamdulillah respons masyarakat terhadap Mas Ketum AHY sangat positif. Kinerja beliau sebagai Menko menjadi modal yang baik untuk terus kami sosialisasikan kepada masyarakat. Semangat itu menjadi motivasi bagi seluruh kader untuk bekerja lebih maksimal,” kata Ketua Komisi II DPRD Trenggalek tersebut.
Ia menambahkan, masyarakat mulai kembali mengingat kepemimpinan Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan menaruh harapan terhadap kepemimpinan AHY di masa mendatang.
“Modal kepercayaan masyarakat ini harus kami tangkap dengan kerja-kerja nyata. Seluruh kader harus bergerak bersama agar Partai Demokrat semakin diterima masyarakat,” tegasnya.
Menghadapi Pemilu 2029, Demokrat Jawa Timur menargetkan peningkatan perolehan suara dan kursi legislatif dibandingkan hasil pada pemilu sebelumnya.
“Target kami sederhana tetapi jelas, Demokrat Jawa Timur harus meraih hasil yang lebih besar daripada hari ini,” pungkasnya. (*/T1/A1)

Tinggalkan Balasan