Bicaraindonesia.id, Sumenep Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi meninjau langsung proses evakuasi penumpang KM Mutiara Sentosa II yang mengalami kebakaran di perairan utara Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, Minggu (2/8/2026) malam. Dari Pelabuhan Kalianget, Sumenep, Menhub memastikan proses evakuasi berjalan lancar.

“Kami menyampaikan duka cita mendalam atas musibah ini. Kami memastikan proses evakuasi dilakukan secara optimal dan berjalan lancar sehingga seluruh penumpang dan awak kapal dapat ditemukan serta mendapat penanganan lebih lanjut dari petugas,” ujar Menhub Dudy dalam keterangannya dikutip pada Senin (3/8/2026).

Hingga kini, proses evakuasi penumpang dan awak kapal yang dipimpin Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) masih berlangsung. Seluruh korban yang berhasil ditemukan direncanakan dievakuasi ke Surabaya untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Baca Juga:  HUT ke-81 RI, Naik Transportasi Publik Surabaya Cuma Rp81

Menhub Dudy terus memantau perkembangan penanganan kebakaran KM Mutiara Sentosa II sekaligus melakukan koordinasi intensif dengan pemerintah daerah di Madura, Tim SAR, TNI, Polri, KSOP, operator kapal, serta seluruh unsur yang terlibat dalam operasi penyelamatan.

Ia memastikan seluruh sumber daya yang dibutuhkan telah dikerahkan untuk mendukung proses evakuasi, pencarian, penyelamatan, hingga penanganan para korban.

Kemenhub Siapkan Posko Terpadu di Pelabuhan Tanjung Perak

Usai meninjau lokasi di Sumenep, Menhub Dudy langsung bertolak ke Surabaya untuk memantau penanganan melalui Posko Terpadu Penanganan Kecelakaan Kapal KM Mutiara Sentosa II di Pelabuhan Tanjung Perak.

Sebagai bagian dari penanganan pasca-insiden, Kementerian Perhubungan menyiapkan Posko Terpadu di Terminal Gapura Surya Nusantara (GSN), Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya.

Baca Juga:  Bikin Warga Lega! Pasar Murah Surabaya Digelar di 31 Kecamatan

Posko tersebut menjadi pusat koordinasi seluruh unsur yang terlibat dalam penanganan kecelakaan kapal sekaligus menjadi titik layanan bagi korban yang berhasil dievakuasi.

Di lokasi itu juga dilakukan proses pemulihan korban, penanganan medis awal, pendataan ulang, hingga penyampaian informasi resmi kepada keluarga korban.

“Posko Terpadu di Terminal GSN Tanjung Perak telah siap beroperasi sebagai pusat layanan bagi penumpang dan keluarga korban yang terdampak. Kami juga akan terus menyampaikan perkembangan penanganan secara berkala setelah seluruh data selesai diverifikasi,” papar Menhub Dudy.

Investigasi Penyebab Kebakaran Segera Dilakukan

Selain memastikan proses evakuasi berjalan optimal, Menhub Dudy menyatakan investigasi akan segera dilakukan untuk mengungkap penyebab kebakaran KM Mutiara Sentosa II.

Sebagai informasi, KMP Mutiara Sentosa II mengalami kebakaran pada Minggu (2/8/2026) sekitar pukul 06.00-07.00 WIB di perairan utara Sumenep, Laut Jawa.

Baca Juga:  Soekarno Cup 2026 Dimulai, 16 Provinsi Berebut Gelar di Jatim

Informasi mengenai insiden tersebut diterima pada pukul 08.30 WIB dan langsung ditindaklanjuti Direktorat Jenderal Perhubungan Laut melalui SROP Kalianget dengan menyiarkan informasi kecelakaan kapal serta berkoordinasi dengan Basarnas untuk pelaksanaan operasi pencarian dan pertolongan.

Secara bersamaan, Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Laut mengerahkan kapal patroli KPLP KN Grantin P.211 menuju lokasi kejadian serta menyiapkan KN Masalembo untuk mendukung operasi penanganan.

Operasi evakuasi juga diperkuat dengan keterlibatan sejumlah kapal di sekitar lokasi, yakni TB Hasnur 26, KM Prakarsa Mas, KM Meratus Pematang Siantar, dan KM Transco Arafura, sehingga proses penyelamatan dapat berlangsung lebih cepat dan terkoordinasi. (*/Pr/A1)