Bicaraindonesia.id, Jakarta Polri dan Federal Bureau of Investigation (FBI) Amerika Serikat sepakat memperkuat sinergi dalam mempercepat penanganan buronan yang masuk daftar Interpol Red Notice.

Kesepakatan tersebut menjadi salah satu poin strategis dalam audiensi Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo dengan Direktur FBI, Kash Patel, di Mabes Polri, Jakarta, Kamis (23/7/2026).

Pertemuan tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat kerja sama Polri dan FBI dalam menghadapi berbagai ancaman kejahatan transnasional yang semakin kompleks, mulai dari kontra terorisme, kejahatan siber, peredaran narkotika, hingga penipuan daring lintas negara.

Baca Juga:  Polri Bangun 895 Jembatan Merah Putih Presisi di 30 Polda

Kapolri menyampaikan apresiasi atas hubungan kerja sama yang telah terjalin baik antara Polri dan FBI sejak 2014. Kolaborasi itu mencakup pertukaran informasi, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta dukungan terhadap berbagai upaya penegakan hukum.

Selain membahas penguatan kemitraan, audiensi juga mengulas sejumlah isu strategis. Di antaranya perkembangan ancaman peredaran fentanyl beserta bahan prekursornya, penanganan jaringan scam compounds dan cyber-enabled fraud, penguatan kerja sama investigasi dan pertukaran informasi intelijen, hingga pengembangan kapasitas personel melalui berbagai program pelatihan yang diselenggarakan FBI, termasuk di FBI Academy.

Baca Juga:  Polri: Sertifikat Prestasi Bukan Jaminan Lulus Seleksi Anggota

“Di tengah dinamika global, berbagai jenis kejahatan terus berkembang, seperti kejahatan siber, terorisme, tindak pidana perdagangan orang, dan kejahatan lainnya. Oleh karena itu, kerja sama internasional menjadi faktor penting dalam mendukung penegakan hukum,” kata Sigit dalam keterangan tertulis dikutip Jumat (24/7/2026).

Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak juga menyepakati percepatan penanganan buronan yang menjadi subjek Interpol Red Notice serta memperkuat mekanisme kerja sama dalam proses penegakan hukum lintas negara.

Kapolri menegaskan penguatan kerja sama internasional menjadi salah satu kunci menghadapi perkembangan kejahatan transnasional yang memanfaatkan kemajuan teknologi dan melintasi batas yurisdiksi negara.

Baca Juga:  Polri Kerahkan SAR dan Logistik Tangani Gempa M7,7 NTT

Karena itu, Polri berkomitmen terus meningkatkan kolaborasi dengan FBI melalui pertukaran informasi, peningkatan kapasitas personel, serta pelaksanaan operasi bersama sesuai ketentuan yang berlaku.

Sementara itu, Direktur FBI Kash Patel menyampaikan apresiasi atas kemitraan yang telah terjalin dengan Polri.

Ia juga menegaskan komitmen FBI untuk terus memperkuat kerja sama dalam pemberantasan terorisme, narkotika, kejahatan siber, serta berbagai bentuk kejahatan lintas negara lainnya. (*/Divhum/A1)