Bicaraindonesia.id, Yahukimo – Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI-PNG Mobile Yonif 725/Woroagi Komando Operasi (Koops) TNI Habema mengungkap sekitar 5.000 batang tanaman ganja di dua lokasi di Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, Senin (13/7/2026).
Pengungkapan tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya mencegah penyalahgunaan narkotika yang dinilai dapat mengancam masa depan generasi muda Papua.
Berawal dari informasi yang diterima petugas, personel Satgas Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 725/Woroagi bergerak menuju lokasi dengan melintasi medan pegunungan yang terjal, cuaca yang tidak menentu, serta akses yang sulit dijangkau. Setelah melakukan penyisiran, personel berhasil menemukan area yang diduga menjadi lokasi penanaman ganja.
Kepala Penerangan Koops TNI Habema, Letkol Inf M. Wirya Arthadiguna, mengatakan keberhasilan tersebut tidak hanya berkaitan dengan penegakan hukum, tetapi juga sebagai upaya melindungi masyarakat Papua dari ancaman penyalahgunaan narkotika.
“Pengungkapan sekitar 5.000 batang tanaman ganja ini merupakan bagian dari komitmen Koops TNI Habema untuk menjaga masyarakat Papua, khususnya generasi muda, dari bahaya penyalahgunaan narkotika,” ujar Letkol Inf M. Wirya Arthadiguna dalam keterangan resmi dikutip pada Selasa (21/7/2026).
Berdasarkan hasil pendataan, petugas menemukan sekitar 5.000 batang tanaman ganja yang tersebar di dua lokasi. Di Kampung Kima Kompleks ditemukan sekitar 3.000 batang tanaman ganja, sedangkan di Kampung Air Garam ditemukan sekitar 2.000 batang tanaman ganja.
Selain tanaman ganja, personel juga mengamankan satu busur dan 26 anak panah yang ditemukan di sekitar lokasi.
Ia menambahkan pihaknya akan terus memperkuat sinergi dengan instansi terkait untuk mencegah peredaran narkotika di wilayah Papua.
“Kami akan terus bersinergi mencegah peredaran narkotika agar generasi penerus Papua dapat tumbuh sehat, aman, memperoleh kesempatan meraih cita-cita, dan membangun tanah kelahirannya,” pungkasnya. (*/Pen/A1)

Tinggalkan Balasan