Bicaraindonesia.id, Jakarta – Presiden Prabowo Subianto menyerukan kebangkitan gerakan koperasi sebagai kekuatan utama ekonomi nasional dalam Puncak Peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79 Tingkat Nasional 2026.
Momentum tersebut juga dimanfaatkan Dewan Koperasi Indonesia (DEKOPIN) untuk memperkuat transformasi koperasi menuju era digital dengan menyasar generasi muda.
Puncak Harkopnas ke-79 digelar di Indonesia Arena, Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Minggu (12/7/2026). Acara dihadiri ribuan pengurus dan pegiat koperasi dari seluruh Indonesia.
Ketua Umum DEKOPIN Bambang Haryadi menilai kehadiran Presiden dalam peringatan Harkopnas menjadi momentum penting bagi kebangkitan ekonomi kerakyatan. Menurutnya, setelah hampir tiga dekade, koperasi kembali mendapat perhatian besar dari pemerintah.
“Baru dalam pemerintahan Bapak Presiden, gerakan koperasi mendapat perhatian penuh dan bertransformasi menjadi program prioritas penguatan ekonomi masyarakat secara struktural,” ujar Bambang dalam keterangan tertulis dikutip pada Senin (20/7/2026).
Bambang juga menepis anggapan bahwa koperasi merupakan model usaha yang sudah ketinggalan zaman. Ia mencontohkan sejumlah institusi besar dunia yang menerapkan sistem koperasi.
“Kami contohkan klub-klub sepakbola raksasa di Eropa seperti Real Madrid, Barcelona, dan Bayern Munchen dikelola secara modern dengan menggunakan sistem koperasi. Bahkan salah satu perbankan terbesar di Belanda, Rabobank, sepenuhnya dimiliki oleh entitas koperasi,” ujarnya.
“Untuk itu kami sangat meyakini, koperasi akan bangkit kembali memimpin pasar di era kepemimpinan Bapak Presiden,” imbuh Bambang.
Sementara itu, Sekretaris Jenderal DEKOPIN sekaligus Ketua Pelaksana Puncak Harkopnas ke-79, Gilang Widya, mengatakan keberhasilan penyelenggaraan acara tidak lepas dari sinergi antara DEKOPIN dan Kementerian Koperasi.
Menurut Gilang, DEKOPIN kini juga fokus mengajak generasi Z bergabung dalam gerakan koperasi melalui pendekatan yang lebih modern, digital, dan sesuai perkembangan zaman.
Komitmen tersebut ditunjukkan melalui kehadiran booth Koperasi Gen Z yang menampilkan berbagai inovasi bisnis kreatif berbasis teknologi digital hasil karya anak muda.
DEKOPIN berharap langkah tersebut mampu mengubah persepsi bahwa koperasi bukan lagi identik dengan model usaha tradisional, melainkan menjadi wadah kolaborasi ekonomi yang inovatif dan memiliki daya saing global.
“Kehadiran Bapak Presiden, Ketua MPR RI Ahmad Muzani, Ketua DPD RI Sultan Bachtiar Najamudin, serta jajaran Kabinet Merah Putih merupakan suntikan energi luar biasa bagi kami di lapangan,” kata Gilang.
“Keberhasilan acara di Indonesia Arena ini juga menjadi bukti nyata bahwa DEKOPIN dan gerakan koperasi bersifat inklusif serta mampu berkolaborasi secara strategis dengan siapapun, termasuk sektor korporasi skala besar,” imbuhnya.
DEKOPIN optimistis momentum Harkopnas tahun ini akan semakin memperkuat gerakan koperasi nasional, terlebih dengan rencana hadirnya Undang-Undang Perkoperasian yang baru sebagai pengganti UU Nomor 25 Tahun 1992.
Organisasi tersebut menilai regulasi baru akan menjadi landasan yang lebih kuat bagi pengembangan koperasi sebagai pilar ekonomi kerakyatan di Indonesia. (*/Dap/A1)

Tinggalkan Balasan