Bicaraindonesia.id, Surabaya – Perjuangan pantang menyerah mengantarkan Sersan Mayor Taruna (S) Afdol Zain Abdilsa meraih predikat sebagai lulusan terbaik Akademi Angkatan Laut (AAL) Angkatan ke-72 dari Korps Suplai. Atas prestasinya tersebut, ia berhak menerima penghargaan Adhi Prasta.
Lulusan SMA Negeri 1 Muntilan, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, tahun 2021 itu merupakan putra Muhammad Saifuddin, seorang penjual sate kambing dan tongseng di Magelang.
Bagi Afdol Zain Abdilsa, penghargaan Adhi Prasta memiliki makna yang sangat istimewa. Pasalnya, perjalanan untuk menjadi Taruna AAL penuh dengan tantangan. Setelah lulus SMA pada 2021, ia sempat gagal saat mengikuti seleksi Taruna AAL.
Taruna yang akrab disapa Zain itu mengungkapkan dirinya telah lima kali mengikuti seleksi penerimaan Taruna AAL sebelum akhirnya dinyatakan lolos pada 2023.
Selama menunggu kesempatan berikutnya, ia sempat menempuh pendidikan di Universitas Brawijaya, Malang, selama satu semester sebelum memutuskan berhenti karena diterima sebagai Taruna AAL.
“Sudah lima kali ikut seleksi, baru pada tahun 2023 kami lolos seleksi. Sempat kuliah di universitas Brawijaya Malang selama 1 semester, karena diterima di AAL maka tidak kami lanjutkan kuliahnya,” ujar Zain di Lapangan Arafuru, Kesatrian AAL Bumimoro, Surabaya, Rabu (8/7/2026) malam.
Menurut Zain, keberhasilannya membuktikan bahwa latar belakang keluarga bukanlah penghalang untuk meraih cita-cita sebagai prajurit TNI Angkatan Laut.
“Alhamdulillah, dengan diterimanya menjadi taruna Akademi Angkatan Laut sangat terbantu sekali. Meskipun latar belakang orang tua kami dari kalangan sipil bukan dari keluarga militer, namun dengan perjuangan, dedikasi, semangat kami, alhamdulillah di tahun ketiga lolos dan menjadi taruna Akademi Angkatan Laut,” imbuhnya.
Ia pun berpesan kepada generasi muda yang ingin mengikuti seleksi Taruna AAL agar mempersiapkan diri secara maksimal, terutama dari sisi fisik, akademik, dan psikologi yang menjadi komponen utama dalam proses seleksi.
Peraih Adhi Makayasa Sembilan Kali Ikut Seleksi
Perjuangan tak kalah berat juga dialami peraih penghargaan Adhi Makayasa, Sersan Mayor Taruna (P) Muhammad Rizqi Wira Utama Baihaqi Putra yang dinobatkan sebagai lulusan terbaik Akademi Angkatan Laut Angkatan ke-72 tahun 2026.
Meski berasal dari keluarga militer karena ayahnya merupakan anggota TNI AD, perjalanan Rizqi menuju Akademi Angkatan Laut tidak berlangsung mudah.
Putra pasangan Ahmad Baihaqi dan Ari Nurhayati asal Banyuwangi, Jawa Timur, itu harus berulang kali mengikuti seleksi sebelum akhirnya berhasil diterima sebagai Taruna AAL.
“Terima kasih banyak kepada keluarga yang terus mendukung kami, ucap syukur kepada Allah SWT atas anugerahnya kepada kami, penghargaan Adhi Makayasa untuk kebanggaan yang kami dapatkan sangat luar biasa karena kami sendiri bisa menjadi seorang taruna dengan mendaftar 9 kali tes,” ucapnya.
Setelah lolos seleksi, Rizqi menjalani pendidikan selama tiga tahun di Akademi Angkatan Laut, Bhumimoro, Surabaya.
Di balik keberhasilannya meraih Adhi Makayasa, tersimpan duka mendalam. Penghargaan tersebut ia persembahkan untuk adiknya yang telah meninggal dunia.
“Sebelum mendapatkan Adhi Makayasa kami mendapatkan kabar duka, adik kami meninggal dunia, untuk itu penghargaan ini kami dedikasikan untuk adik,” katanya.
Selanjutnya, Rizqi akan menjalani pendidikan Perwira Siswa selama delapan bulan di Akademi Angkatan Laut sebelum melaksanakan penugasan kedinasan di Kapal Republik Indonesia (KRI).
“Untuk kedinasan kami berharap bisa menyesuaikan diri dengan lingkungan kami dan bisa berprestasi untuk angkatan laut,” pungkasnya. (T1/A1)

Tinggalkan Balasan