Bicaraindonesia.id, Surabaya – Akademi Angkatan Laut (AAL) menggelar Tradisi Parade Surya Senja (PSS) sebagai rangkaian serah terima jabatan Tambur Mayor Genderang Suling Gita Jala Taruna AAL di Lapangan Arafuru, Kesatrian AAL Bumimoro, Surabaya, Rabu (8/7/2026) malam.
Prosesi tradisi militer tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Umum Jalasenastri yang juga Ibu Taruna AAL, Ny. Fera Muhammad Ali.
Dalam acara tersebut, jabatan Tambur Mayor Genderang Suling Gita Jala Taruna AAL diserahterimakan dari Sermatar (P) Muhammad Reza Pahlevi kepada Sertar (P) Ahmad Reyhan Akbar.
Prosesi kemudian dilanjutkan dengan penyerahan alat Genderang Suling dari Taruna AAL Tingkat III Angkatan ke-72 kepada Taruna AAL Tingkat II Angkatan ke-73 sebagai simbol estafet kepemimpinan.
Momen puncak tradisi ditandai dengan penyerahan stick. Sermatar (P) Muhammad Reza Pahlevi naik ke atas bass drum sebelum melempar stick kepada Tambur Mayor yang baru, Sertar (P) Ahmad Reyhan Akbar. Prosesi tersebut menjadi simbol resmi pergantian kepemimpinan Genderang Suling Gita Jala Taruna AAL.
Acara dihadiri Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali, Gubernur AAL Laksda TNI Sigit Santoso, Ibu Asuh Taruna AAL Ny. Listi Sigit Santoso, pejabat utama Mabesal, pejabat TNI AL wilayah Surabaya, Pengurus Pusat Jalasenastri, Pengurus Bakor Jalasenastri, Pengurus Cabang BS Jalasenastri AAL, serta tamu undangan dan masyarakat.
Parade Surya Senja merupakan tradisi militer berupa upacara penurunan Bendera Merah Putih yang dilaksanakan menjelang matahari terbenam.
Tradisi ini menjadi momentum serah terima jabatan Tambur Mayor Genderang Suling Gita Jala Taruna AAL dari Taruna Tingkat III kepada Taruna Tingkat II menjelang berakhirnya masa pendidikan taruna tingkat paling senior.
Melalui prosesi tersebut, seluruh tanggung jawab Taruna Tingkat III terhadap Resimen Korps Taruna AAL diserahkan kepada Taruna Tingkat II sebagai penerus kepemimpinan resimen.
Rangkaian upacara juga dimeriahkan dengan berbagai atraksi keterampilan Taruna AAL, mulai dari penampilan Genderang Suling Gita Jala Taruna AAL, kolone senapan, hingga demonstrasi bela diri militer. Acara ditutup dengan pesta kembang api yang menambah kemeriahan suasana.
Tradisi Parade Surya Senja diharapkan dapat menumbuhkan rasa tanggung jawab, disiplin, serta kebanggaan bagi Tim Genderang Suling Gita Jala Taruna AAL yang baru.
Dengan demikian, para taruna diharapkan mampu menjunjung tinggi integritas dan mengemban amanah sebagai taruna paling senior dalam memimpin Resimen Korps Taruna AAL. (T1/A1)

Tinggalkan Balasan