Bicaraindonesia.id, Surabaya Memasuki tahun ajaran baru 2026/2027, transaksi gadai emas di PT Bank Syariah Indonesia (BSI) Regional Office VIII Surabaya melonjak signifikan.

Kebutuhan dana untuk biaya pendidikan sekaligus meningkatnya minat masyarakat berinvestasi membuat produk emas syariah menjadi salah satu layanan yang paling diminati.

Hingga Mei 2026, tabungan emas tercatat sebagai produk dengan pertumbuhan tertinggi di BSI RO VIII Surabaya. Peningkatan tersebut didorong oleh masyarakat yang memanfaatkan emas sebagai instrumen investasi sekaligus sumber dana jangka pendek melalui layanan gadai.

Regional CEO BSI RO VIII Surabaya, Jajang Abdul Karim, mengatakan bisnis emas BSI kini menjadi salah satu motor pertumbuhan perusahaan di wilayah Jawa Timur.

Baca Juga:  Arif Fathoni Nilai Perbaikan Akses Distribusi Petambak Perkuat Komitmen Wali Kota Dukung Program Presiden

“Bisnis emas PT. Bank Syariah Indonesia (BSI) Regional Office VIII Surabaya menjadi primadona baru dan mengalami kenaikan. Hingga bulan Mei 2026 tercatat, jumlah rekening tabungan emas naik 92,57% dengan penambahan lebih dari 31 ribu rekening baru,” ujar Jajang Abdul Karim dalam keterangannya dikutip pada Senin (6/7/2026).

Lonjakan kebutuhan pembiayaan selama periode penerimaan peserta didik baru juga berdampak pada peningkatan transaksi gadai emas. Sepanjang Juni 2026, nilai pembiayaan gadai emas telah menembus lebih dari Rp50 miliar.

Baca Juga:  PWST Jatim Kukuhkan Grace Evi sebagai Ibune Wong Sumba Timur

Nilai tersebut diperkirakan masih akan meningkat hingga Juli, kemudian melandai pada Agustus sebelum kembali naik pada Desember seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat.

Tak hanya gadai emas, produk cicilan emas juga mencatat pertumbuhan tinggi secara tahunan.

“Selain gadai, produk cicil emas juga tumbuh 89,6%, sedangkan gadai emas naik 74,1% secara tahunan (year on year). BSI menilai tren ini menunjukan emas semakin diminati sebagai instrumen investasi berbasis syariah dan aset perlindungan nilai,” ungkapnya.

Untuk mengakomodasi tingginya minat masyarakat, BSI RO VIII Surabaya terus memperkuat layanan, baik melalui pengembangan kanal digital maupun pendekatan langsung kepada nasabah.

Baca Juga:  Aplikasi Zangi Dipakai Bandar Sabu Kendalikan Kurir di Surabaya

Salah satu upaya yang dilakukan adalah menghadirkan program BSI Fresh Point, kegiatan mingguan yang digelar setiap hari Minggu di kawasan Jalan Basuki Rahmat, Surabaya. Program ini menyasar masyarakat umum hingga komunitas olahraga untuk memperluas literasi dan akses layanan perbankan syariah.

Selain itu, BSI juga mengubah strategi pemasaran pada 2026 dengan memperluas sasaran kepada kalangan profesional, pegawai berpenghasilan tetap, serta pelaku usaha.

Langkah tersebut diharapkan mampu mendorong aktivitas investasi emas syariah yang lebih berkelanjutan sekaligus memperkuat pertumbuhan bisnis emas BSI di wilayah Surabaya dan sekitarnya. (*/T1/A1)