Bicaraindonesia.id, Jakarta Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) melakukan rotasi, mutasi, dan promosi jabatan terhadap 1.121 personel yang terdiri dari perwira tinggi (Pati) dan perwira menengah (Pamen).

Kebijakan tersebut tertuang dalam tujuh Surat Telegram (ST) yang diterbitkan pada 25 Juni 2026 sebagai bagian dari penyegaran organisasi, pengembangan karier, serta penguatan kelembagaan dalam menghadapi tantangan tugas ke depan.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divhumas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan, mutasi merupakan bagian dari mekanisme pembinaan karier sekaligus upaya meningkatkan kinerja organisasi.

“Mutasi dan promosi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi yang bertujuan untuk meningkatkan profesionalisme, kapasitas kepemimpinan, serta efektivitas pelaksanaan tugas Polri dalam memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat,” ujar Brigjen Pol. Trunoyudo dalam keterangan persnya di Jakarta dikutip pada Minggu (28/6/2026).

Baca Juga:  Kapolri dan Panglima TNI Perkuat Soliditas Jaga Kedaulatan

Tujuh Surat Telegram tersebut terdiri atas ST/1335/VI/KEP./2026 yang memuat 74 personel, ST/1336/VI/KEP./2026 sebanyak 359 personel, ST/1337/VI/KEP./2026 sebanyak 65 personel, ST/1338/VI/KEP./2026 sebanyak 174 personel, ST/1339/VI/KEP./2026 sebanyak 150 personel, ST/1340/VI/KEP./2026 sebanyak 104 personel, serta ST/1341/VI/KEP./2026 yang mencakup 195 personel.

Dari total personel yang dimutasi, sebanyak 748 personel memperoleh promosi jabatan maupun perpindahan jabatan setara (flat). Sejumlah posisi strategis juga mengalami pergantian, termasuk jabatan Kapuslitbang Polri yang kini diemban Brigjen Pol. Didi Hayamansyah.

Rotasi turut menyentuh jabatan pimpinan kepolisian daerah. Brigjen Pol. Ruddi Setiawan dipercaya menjabat Kapolda Aceh, sedangkan Brigjen Pol. Yulius Audie Sonny Latuheru ditunjuk sebagai Kapolda Papua Barat Daya.

Selain itu, Polri juga melakukan pergantian pada jabatan Wakapolda Banten, Wakapolda Maluku, dan Wakapolda Papua Barat Daya.

Baca Juga:  Pemerintah Sepakati Program Sertipikasi Gratis untuk MBR

Pada tingkat kewilayahan, Polri mempromosikan 190 personel ke jabatan Kapolres/Ta/Metro/Tabes. Bersamaan dengan itu, organisasi juga membentuk satu Polresta baru di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN), empat Polres Tipe D baru, serta meningkatkan status delapan Polres Tipe D menjadi Polresta.

“Pembentukan dan peningkatan tipe satuan kewilayahan ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat pelayanan kepolisian kepada masyarakat, sekaligus menyesuaikan kebutuhan organisasi dengan perkembangan wilayah dan tantangan kamtibmas yang semakin dinamis,” kata Trunoyudo.

Empat Polres Tipe D yang baru dibentuk berada di Padang Lawas Utara, Sumba Tengah, Konawe Kepulauan, dan Banggai Laut. Sementara delapan Polres yang naik status menjadi Polresta berada di Karawang, Batang, Klaten, Tuban, Sumenep, Gowa, Banggai, dan Lombok Tengah.

Dalam mutasi kali ini, Polri juga memperluas kesempatan bagi personel polisi wanita (Polwan). Sebanyak 45 Polwan memperoleh promosi jabatan, termasuk 17 personel yang dipercaya menjabat Kapolres setingkat IIIA2.

Baca Juga:  Kerja Sama Interpol, Polri Tukar Buronan dengan Kepolisian Cina

“Peningkatan peran Polwan dalam jabatan strategis menunjukkan komitmen Polri terhadap pengembangan sumber daya manusia yang profesional, berintegritas, dan berbasis kompetensi tanpa membedakan gender,” ungkap Trunoyudo.

Selain promosi dan rotasi, mutasi juga mencakup pengukuhan jabatan terhadap delapan personel, penempatan jabatan bagi 68 lulusan Dikbangti dan S3 STIK, serta pemberangkatan 37 personel untuk mengikuti pendidikan pengembangan dan pendidikan pengembangan manajemen tahun anggaran 2026.

Trunoyudo menegaskan seluruh kebijakan mutasi dilaksanakan berdasarkan kebutuhan organisasi, sistem merit, serta evaluasi kinerja yang berkelanjutan.

“Melalui mutasi ini diharapkan seluruh personel yang mendapatkan amanah jabatan baru dapat segera beradaptasi, meningkatkan kinerja, dan memberikan kontribusi terbaik bagi organisasi serta masyarakat,” pungkasnya. (*/Hum/A1)