Bicaraindonesia.id, Banyuwangi Ajang Banyuwangi BMX Supercross 2026 kembali digelar pada 27-28 Juni mendatang. Kejuaraan ini menjadi satu-satunya balap BMX di Indonesia yang masuk kalender resmi Union Cycliste Internationale (UCI) atau Federasi Balap Sepeda Dunia.

Sebanyak 294 pembalap dari Indonesia, Singapura, Thailand, dan Filipina akan bersaing di Sirkuit BMX Muncar, Banyuwangi.

Sirkuit tersebut dikenal sebagai salah satu trek BMX terpanjang di dunia dengan panjang lintasan mencapai 465 meter, dilengkapi obstacle empat height jump serta dua start gate setinggi 5 meter dan 8 meter.

Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, mengatakan penyelenggaraan Banyuwangi BMX Supercross merupakan bagian dari strategi daerah dalam mengembangkan sport tourism sekaligus meningkatkan prestasi atlet balap sepeda nasional.

“Alhamdulillah BMX Supercross kembali kami gelar. Ini adalah komitmen kami selain mengembangkan sport tourism, juga mendorong peningkatan kompetensi atlet BMX di tanah air,” kata Ipuk dalam keterangan tertulisnya dikutip pada Kamis (25/6/2026)

Menurut Ipuk, kehadiran kejuaraan berstandar internasional tersebut memberikan kesempatan bagi atlet Indonesia untuk mengumpulkan poin UCI tanpa harus mengikuti kompetisi di luar negeri.

“Rider Indonesia tidak perlu jauh-jauh ke negara lain untuk mendapatkan poin internasional,” imbuhnya.

Ia berharap kejuaraan ini dapat menjadi sarana bagi para atlet untuk mengukur kemampuan sekaligus memperkenalkan Banyuwangi kepada peserta dan pengunjung dari berbagai daerah maupun negara.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Banyuwangi, Dwi Handayani, menjelaskan sejumlah pembalap dijadwalkan mulai tiba di Banyuwangi sejak 22 Juni untuk menjalani latihan dan beradaptasi dengan karakter lintasan.

“Mulai Senin, 22 Juni sebagian atlet dijadwalkan akan datang dan berlatih secara mandiri untuk beradaptasi dengan karakter lintasan,” terang Yani.

Sebagai bagian dari persiapan teknis, sirkuit akan ditutup sementara pada 25 Juni untuk pemasangan berbagai perlengkapan pendukung pertandingan dan pengecekan lintasan.

Selanjutnya, pada 26 Juni akan digelar sesi latihan resmi yang dipantau langsung oleh Venue Commissaire Panel (VCP) dari Australia sebagai perwakilan UCI.

“Semua tahapan persiapan kami lakukan sesuai standar UCI agar pelaksanaan kejuaraan berjalan lancar dan memenuhi ketentuan internasional,” ujarnya.

Rangkaian perlombaan akan berlangsung selama dua hari, yakni 27-28 Juni 2026. Para pembalap akan memperebutkan poin UCI di 25 kategori yang dipertandingkan.

Kategori tersebut meliputi Boys 5-6, Boys 7-8, Boys 9-10, Boys 11-12, Boys 13-14, Boys 15-16, Girls 5-6, Girls 7-8, Girls 9-10, Girls 11-12, Girls 13-14, Girls 15-16, Men 17-29, Men 30-35, Men 36-40, Men 41 Up, Men Under 23, Women Under 23, Men Junior, Women Junior, Men Elite, dan Women Elite. (*/Pr/C1)