Bicaraindonesia.id, Surabaya – TNI Angkatan Laut (TNI AL) bersama Tentera Laut Diraja Malaysia (TLDM) menggelar Latihan Bersama (Latma) Malindo Jaya 28AB/26 Tahun 2026 di Surabaya dan perairan Laut Jawa pada 17-20 Juni 2026.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mempererat hubungan bilateral sekaligus meningkatkan kerja sama militer antara Indonesia dan Malaysia.
Latihan tersebut terbagi dalam dua tahap, yakni Harbour Phase dan Sea Phase. Pada tahap Harbour Phase, rangkaian kegiatan diawali dengan penyambutan kapal perang TLDM, dilanjutkan dengan Pre Sail Brief, Official Dinner, upacara pembukaan, Courtesy Call, peletakan karangan bunga di Monumen Nanggala, Deck Reception, serta Sport Interaction.
Sementara itu, pada tahap Sea Phase, kedua angkatan laut akan melaksanakan berbagai serial latihan bersama yang meliputi Departure and Pilotage, Officer of the Watch Maneuvering Exercise (OOW MANEX), Photo Exercise (PHOTEX), Screen Exercise (SCREENEX), Gunnery Exercise (GUNNEX), Publication Exercise (PUBEX), Vertical Replenishment (VERTREP), RASAP (Replenishment at Sea Approach), hingga Boarding Exercise (BOARDEX).
Untuk mendukung pelaksanaan latihan, TNI AL mengerahkan sejumlah unsur operasi, yakni KRI Sultan Iskandar Muda-367 dari Satuan Kapal Eskorta Koarmada II, KRI Tombak-629 dari Satuan Kapal Cepat Koarmada II, serta Helikopter Bell HU-4205 dari Pusat Penerbangan Angkatan Laut.
Selain itu, TNI AL juga menurunkan Tim Visit, Board, Search and Seizure (VBSS) dari Satkopaska Koarmada II. Sementara dari pihak TLDM, unsur yang dilibatkan meliputi kapal perang KD Rencong dan KD Selangor serta satu tim PASKAL (Pasukan Khas Laut), pasukan operasi khusus elit milik Tentera Laut Diraja Malaysia.
Panglima Komando Armada II (Pangkoarmada II) Laksda TNI I G. P. Alit Jaya mengatakan latihan tersebut merupakan agenda bilateral rutin antara TNI AL dan TLDM yang diselenggarakan setiap dua tahun sekali. Pada tahun 2026, Indonesia mendapat kehormatan menjadi tuan rumah pelaksanaan latihan.
“Latihan ini merupakan latihan bersama yang sifatnya bilateral antara TNI Angkatan Laut dan Tentera Laut Diraja Malaysia. Tahun 2026 ini TNI AL mendapat kehormatan sebagai host dan dilaksanakan di Surabaya, khususnya di Koarmada II,” ujar Laksda TNI I G. P. Alit Jaya dalam konferensi pers di Mako Koarmada II pada Rabu (17/6/2026).
Pangkoarmada II juga menjelaskan, upacara pembukaan latihan telah dilaksanakan oleh Head of Delegation TLDM Vice Admiral Dato’ Khir Junaidi bin Idris yang juga menjabat sebagai Panglima Armada Timur Tentera Laut Diraja Malaysia.
Menurutnya, penyelenggaraan Latma Malindo Jaya sejalan dengan arahan Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Muhammad Ali yang menekankan pentingnya kesiapan dan dedikasi penuh dalam setiap penugasan.
Sebagai latihan bilateral yang digelar setiap dua tahun sekali, Latma Malindo Jaya bertujuan meningkatkan kemampuan, pengetahuan, dan keterampilan prajurit TNI AL maupun TLDM.
Selain itu, latihan ini juga menjadi sarana untuk memperkuat hubungan bilateral dan kerja sama militer antara Indonesia dan Malaysia. (*/T1/A1)

Tinggalkan Balasan