Bicaraindonesia.id, Jakarta – Komandan KRI Sultan Hasanuddin (SHN)-366 Letkol Laut (P) Eko Triyatomo selaku Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) Latihan Multilateral Rim of the Pacific (RIMPAC) 2026, memastikan kesiapan prajurit Korps Marinir yang akan diberangkatkan ke Hawaii, Amerika Serikat, untuk mengikuti latihan militer multilateral terbesar di kawasan Indo-Pasifik.
Pengecekan kesiapan dilakukan di Kesatrian Marinir Hartono, Cilandak, Jakarta Selatan, pada Rabu (10/6/2026).
Kegiatan tersebut mencakup pemeriksaan kelengkapan perorangan, kerapian seragam, perlengkapan lapangan, hingga kesiapan fisik dan mental prajurit yang tergabung dalam Satgas Latma Multilateral RIMPAC 2026.
Prajurit Marinir yang diberangkatkan akan mewakili TNI Angkatan Laut dan Korps Marinir dalam latihan multilateral yang diikuti personel militer dari sekitar 30 negara peserta RIMPAC 2026.
Dalam arahannya, Dansatgas menegaskan seluruh personel yang tergabung dalam Satgas Latma Multilateral RIMPAC 2026 merupakan prajurit pilihan yang telah melalui proses seleksi dan pembinaan secara ketat.
Karena itu, setiap prajurit dituntut menjaga disiplin, profesionalisme, serta menunjukkan kemampuan terbaik selama mengikuti seluruh rangkaian latihan.
“RIMPAC merupakan kehormatan sekaligus tanggung jawab besar. Tunjukkan dedikasi, loyalitas, dan semangat juang sebagai prajurit petarung Korps Marinir, serta buktikan bahwa Marinir Indonesia mampu sejajar dengan pasukan terbaik dunia,” tegas Dansatgas dalam keterangan tertulis dikutip pada Jumat (12/6/2026).
Melalui pengecekan tersebut, seluruh prajurit Satgas Latma Multilateral RIMPAC 2026 diharapkan siap melaksanakan tugas secara optimal, mengharumkan nama Indonesia di forum internasional, serta memperkuat kerja sama dan interoperabilitas dengan militer negara-negara sahabat dalam mendukung stabilitas kawasan Indo-Pasifik. (*/Pen2/A1)

Tinggalkan Balasan