Bicaraindonesia.id, Surabaya – PT PAL Indonesia bersama Naval Group menyatakan proyek pembangunan kapal selam kelas Scorpene Evolved untuk TNI AL telah memasuki tahap praproduction atau pra-produksi.
Proyek strategis tersebut merupakan bagian dari upaya penguatan postur pertahanan nasional melalui kerja sama antara PT PAL Indonesia dan Naval Group atas kepercayaan Pemerintah Republik Indonesia melalui Kementerian Pertahanan (Kemhan) RI.
Tahap praproduction mencakup kesiapan desain, sistem produksi, penguatan sumber daya manusia, hingga kesiapan infrastruktur pendukung sebelum proses produksi utama dimulai. Langkah ini dilakukan untuk memastikan pembangunan kapal selam berjalan sesuai target dan memenuhi standar kualitas internasional.
PT PAL Indonesia dan Naval Group juga terus memperkuat koordinasi, transfer teknologi, serta transfer pengetahuan untuk mendukung keberhasilan program dan peningkatan kapabilitas industri pertahanan nasional.
Direktur Utama PT PAL Indonesia, Kaharuddin Djenod, mengatakan kepercayaan pemerintah terhadap industri pertahanan dalam negeri menjadi faktor penting dalam memperkuat kemandirian strategis nasional.
“Di tengah meningkatnya rivalitas kekuatan dunia di kawasan ASEAN, keberadaan industri pertahanan yang kuat menjadi daya tawar strategis bagi Indonesia dalam menjaga stabilitas kawasan sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai negara maritim yang disegani di regional,” ujar Kaharuddin dalam pernyataan resmi dikutip pada Senin (25/5/2026).
Ia juga menuturkan pembangunan kapal selam Scorpene Evolved menjadi tonggak penting bagi industri pertahanan nasional. Indonesia disebut sebagai negara pertama di ASEAN yang mampu membangun kapal selam sendiri, termasuk pengembangan kapal selam Scorpene Evolved dengan teknologi Advanced and Improved Propulsion (AIP).
“Kemampuan ini menegaskan kemajuan penguasaan teknologi strategis nasional sekaligus memperlihatkan kesiapan industri pertahanan Indonesia untuk bersaing di tingkat global,” tuturnya.
Sebagai bagian dari penguatan kapabilitas nasional, puluhan engineer PT PAL Indonesia diberangkatkan ke Cherbourg, Prancis, untuk mengikuti program transfer of technology (ToT) bersama Naval Group.
Program tersebut bertujuan meningkatkan keterampilan engineer nasional agar mampu menguasai proses pembangunan kapal selam modern dengan standar global.
Pelatihan itu juga ditujukan agar tim PT PAL dapat memproduksi dan mengkualifikasi “pilot hull sub-section” pertama dalam tahapan awal pembangunan Scorpene Evolved. Proses fabrikasi qualification section tersebut telah dimulai dan ditandai secara resmi pada 12 Desember 2025 di Surabaya.
Sementara itu, Direktur Program SRI Naval Group, Vincent Vimont, mengatakan kolaborasi dengan PT PAL menjadi bagian penting dalam pengembangan kemampuan industri pertahanan nasional Indonesia secara berkelanjutan.
“Dengan bermitra dengan Naval Group dalam program transfer keterampilan yang ambisius, Indonesia bertujuan untuk meningkatkan ekonomi lokal dan memperkuat kemampuan ekosistem industrinya. Perjanjian yang ditandatangani dengan PT PAL, galangan kapal berpengalaman, akan mewujudkan ambisi ini,” ujar Vincent Vimont.
Pembangunan kapal selam kelas Scorpene Evolved menjadi bagian dari agenda modernisasi alat utama sistem persenjataan (alutsista) nasional sekaligus penguatan postur pertahanan negara.
Kerja sama PT PAL Indonesia dan Naval Group diharapkan dapat memperkuat pertahanan laut Indonesia serta mempercepat transformasi industri pertahanan nasional menuju industri yang mandiri dan berdaya saing global. (*/Hum/A1)

Tinggalkan Balasan