Bicaraindonesia.idSurabaya Dinas Pendidikan (Dindik) Provinsi Jawa Timur memastikan kesiapan pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 telah memasuki tahap akhir.

Hal tersebut ditegaskan Kepala Dindik Provinsi Jawa Timur, Aries Agung Paewai, usai mengikuti Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi E DPRD Jawa Timur di Gedung DPRD Jawa Timur, Jumat (22/5/2025).

“Sudah siap. Semua sektor, semua sistem, sudah disiapkan. Tinggal sosialisasi juga tadi sudah kita sampaikan, sudah 87% kita sosialisasi kepada semua sekolah. Tinggal 15% saja yang belum tersosialisasi,” ujar Aries kepada awak media usai RDP bersama Komisi E DPRD Jatim.

Baca Juga:  Vespa Kultural Meriahkan Grebeg Suro 2026 di Ponorogo

Aries juga memastikan siswa yang tidak diterima di SMA maupun SMK negeri tetap memiliki kesempatan melanjutkan pendidikan melalui sekolah swasta yang bekerja sama dengan pemerintah.

“Tadi sudah kami sampaikan bahwa yang tidak diterima di negeri, kami sudah kerjasama dengan sekolah swasta, mereka dapat beasiswa,” katanya.

Ia menjelaskan, sekolah swasta membuka kuota beasiswa penuh maupun bantuan biaya pendidikan sebagian.

“Jadi mereka bisa masuk di sekolah swasta yang mereka buka kouta beasiswa penuh dan beasiswa bantuan. Istilahnya bantuan itu tidak sepenuhnya mereka dapat beasiswa, mungkin setengah dan sebagainya,” tuturnya.

Baca Juga:  Kopassus Dukung Budidaya Jagung Banyuwangi untuk Ketahanan Pangan

Sementara itu, Ketua Komisi E DPRD Jawa Timur, Sri Untari Bisowarno, meminta proses sosialisasi SPMB dilakukan secara masif, transparan, dan akuntabel agar dapat diakses seluruh masyarakat.

“Yang jelas kita minta untuk sosialisasi itu masif dan kemudian transparan dan akuntabel, supaya bisa diakses oleh seluruh masyarakat,” ujar Sri Untari.

Ia juga menekankan pentingnya keterlibatan sekolah swasta dalam mendukung akses pendidikan bagi siswa yang tidak tertampung di sekolah negeri.

“Nah, jika tidak terpenuhi kuotanya, maka kita mendorong sekolah-sekolah swasta itu untuk menyiapkan beasiswa bagi anak-anak kita yang tidak bisa sekolah di sekolah negeri,” katanya.

Baca Juga:  Purbaya Surabaya Masuk Tiga Besar Festival Reog Nasional 2026

Menurutnya, skema beasiswa yang diberikan sekolah swasta nantinya akan bervariasi. “Beasiswa seperti apa? Ada yang full, ada pula yang tidak full,” pungkasnya. (*/An/A1)