Bicara Indonesia
Indonesia Positive Journalism

Empat Hari Jelajahi Hutan Papua untuk Bantu Warga Kampung Morlof


Bicaraindonesia.idLebih kurang empat hari berjalan kaki menjelajahi dan menyusuri terjalnya medan berat Papua, ditempuh Satgas Yonif 312/Kala Hitam untuk menggelar bakti sosial di Kampung Morlof Distrik Arso, Kabupaten Keerom, Provinsi Papua.





Hal tersebut disampaikan Dansatgas Yonif 312/KH Letkol Inf Dedy Ariyanto, dalam keterangan tertulisnya, Kamis (24/9/2020).





Dansatgas mengatakan, setelah hampir dua bulan melaksanakan tugas pengamanan perbatasan negara, Satgas yang dipimpinnya itu terus melakukan kegiatan teritorial untuk membantu meringankan beban masyarakat. Khususnya warga yang berada di wilayah perbatasan.





“Seperti yang dilakukan jajaran Pos Komando Utama Satgas pada Selasa (22/9/2020) menyusuri hutan belantara Papua tanpa mengenal lelah berjalan kaki untuk menyambangi Kampung Morlof dalam membantu meringankan beban warga,” kata Letkol Inf Dedy.





Tak jarang karena sulitnya medan yang dilalui, adakalanya para prajurit jatuh terperosok akibat akses jalan yang terputus. Meski begitu, Satgasnya tak pernah menyerah dalam melaksanakan tugas mulia.





“Kami tidak melihat berapa jauh jarak yang ditempuh, prinsipnya kami ingin memastikan seluruh warga yang ada di wilayah binaan dapat menerima bantuan yang diberikan,” jelas Letkol Inf Dedy.





Letkol Inf Dedy menyatakan, kegiatan yang dilakukan di Kampung Morlof ini dimulai dengan mengadakan gotong-royong membersihkan gereja, pemberian paket sembako serta melakukan pemeriksaan kesehatan gratis kepada warga.





“Selain itu pula, kegiatan ini pula sebagai ajang silaturahmi Satgas dengan warga yang tinggal begitu jauh dari wilayah perkotaan. Intinya kita ingin mempererat jalinan kekeluargaan dan persaudaraan,” urainya.





Di tempat terpisah, Kapten Inf Puriadi Mahdan yang memimpin langsung kegiatan bakti sosial ini mengungkapkan, walaupun menelusuri medan yang berat, Satgas bertekad dan tak menyerah dalam melayani dan membantu warga.





“Salah satu tantangan terberat adalah ketika kami harus melewati aliran sungai tanpa jembatan, dimana harus menyeberang dengan bertumpu pada pohon-pohon yang hanyut terbawa arus sungai,” kenangnya.





Bagi dia, tugas ini merupakan amanah yang harus terus dipegang untuk meringankan beban sesama. “Mereka adalah saudara kita, jadi sudah sewajarnya kita saling berbagi. Mohon doanya, mudah-mudahan kami bisa lebih melayani masyarakat dengan lebih baik lagi,” tutup Puriadi.





Sementara itu, Abraham salah satu warga mengatakan, masyarakat Kampung Morlof begitu senang dikunjungi Satgas TNI yang menggelar kegiatan bakti sosial ini.





“Terima kasih Bapak TNI sudah bersusah payah mendatangi kampung kami. Warga sungguh bangga atas niat dan ketulusan Satgas untuk menggelar kegiatan baksos di sini,” kata Abraham.










Source: Dispenad
Editorial: A1


Kirim Komentar: