Bicara Indonesia
Indonesia Positive Journalism

Polisi di Surabaya ini Sampaikan Imbauan Kamtibmas Melalui Ludruk


Bicaraindonesia.id – Pertunjukkan ludruk, biasa identik dengan para pemain yang berasal dari pelaku seniman. Namun tidak untuk malam ini, salah satu pemain ludruk itu merupakan anggota Kepolisian Polsek Wonokromo, Polrestabes Surabaya.





Anggota Polisi itu adalah Bhabinkamtibmas Kelurahan Ngagel, Polsek Wonokromo, Polrestabes Surabaya, Bripka Viky Afandi. Kali ini, ia menjadi bintang tamu sekaligus pemain dalam pertunjukkan kesenian tradisional yang digelar oleh paguyuban Ludruk Mustika Jaya.





Bripka Vicky sapaan lekatnya, mengaku baru pertama kali menjadi pemain ludruk. Menariknya, dalam kesempatan ini, ia juga manfaatkan untuk sosialisasi imbauan Kamtibmas kepada masyarakat, agar selalu waspada terhadap aksi kejahatan 3C (Curas, Curat dan Curanmor).





“Kali ini memang saya diundang dan dihadirkan sebagai bintang tamu, dan tugas saya sebagai Bhabinkamtibmas ya seperti ini mendekat dengan warga,” kata Bripka Viky saat ditemui di sela pertunjukkan Ludruk di Jalan Mustika Jaya Ngagel Surabaya, Sabtu (07/09/19) malam.





Menurutnya, kesenian tradisional seperti ludruk ini sudah mulai jarang diminati masyarakat, apalagi anak-anak muda millenial. Karena itu, melalui momen pertunjukkan ini, ia berharap, salah satu kesenian tradisional khas Jawa Timur ini bisa terus eksis di tengah modernisasi zaman.





“Karena itu saya sangat mendukung sekali kesenian ludruk ini. Jangan sampai kesenian ludruk ini punah karena adanya gadget dan sebagainya,” katanya.





Sebelum tampil, Bripka Viky mengaku, juga sempat beberapa kali ikut latihan bersama warga. Walaupun dalam pertunjukkan ini Bripka Viky berperan sebagai orang lain, namun tak lupa ia juga selipkan beberapa pesan imbauan kepada masyarakat yang dibalut dengan guyonan khas Suroboyoan. Tak pelak, para penonton pun dibuat terhibur dan tertawa oleh guyonannya.





“Ada beberapa pesan dari Bapak Kapolrestabes juga saya sampaikan, seperti operasi patuh semeru hingga 11 September 2019, kemudian ada aplikasi Jogo Suroboyo yang di playstore itu,” tuturnya.





Sementara itu, Pembina Ludruk Mustika Jaya, Suwito menambahkan, peserta ludruk malam ini merupakan Ketua RT01 sampai 10 di RW01 Kelurahan Ngagel Surabaya. Selain itu, ada Bhabinkamtibmas juga turut serta menjadi pemain ludruk.





“Kenapa menyelenggarakan ludruk, kami khususnya RW01 Kelurahan Ngagel, ingin membina adik-adik agar mengenal ludruk, karena ini adalah budaya kita yang perlu dilestarikan,” kata Suwito.


Kirim Komentar: